Kamis, 18 Jun 2026 04:18 WIB

Ratusan Penumpang Bus Arus Balik Lebaran 2019 Menumpuk di Tulungagung

Penumpukan penumpang di Terminal Gayatri Tulungagung
Penumpukan penumpang di Terminal Gayatri Tulungagung

jatimnow.com - Ratusan penumpang jurusan Surabaya terpaksa menunggu lama untuk mendapatkan bus di Terminal Gayatri Tulungagung, Minggu (9/6/2019). Salah satu penyebabnya yaitu keberangkatan bus dari terminal ini berubah dari 15 menit sekali menjadi 30 menit hingga satu jam.

Kedatangan bus ke terminal ini diinformasikan adanya kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan dari Surabaya menuju Tulungagung. Sebab, keterlambatan bus masuk ini hanya terjadi untuk jurusan Surabaya-Tulungagung PP saja.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Salah seorang petugas Terminal Gayatri Tulungagung, Ruswanto menjelaskan, untuk jurusan lain seperti Malang dan Trenggalek masih relatif stabil. Adanya penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan menyebabkan perjalanan bus mengalami hambatan dan terlambat masuk ke dalam terminal.

"Akibatnya penumpang harus menunggu agak lama karena bus terlambat masuk ke terminal," ujar Ruswanto.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pengelola terminal mengaku sudah menghubungi perusahaan bus untuk menambah jumlah armada selama arus balik. Armada cadangan yang dimiliki perusahaan bus juga diminta untuk beroperasi mengangkut penumpang. Namun, kemacetan menyebabkan jadwal masuk dan keberangkatan bus mengalami perubahan.

"Sebenarnya jumlah armada sudah kita perkirakan, tapi adanya kemacetan membuat penumpukan penumpang terjadi," imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain itu, penumpang juga terpaksa berdesa-desakan berebut tempat duduk saat bus jurusan Surabaya tiba. Beberapa di antaranya juga nekat menunggu bus di pintu masuk untuk bisa mendapatkan tempat duduk. Bus yang belum dijadwalkan berangkat dan masih menunggu di parkiran juga sudah dipenuhi oleh penumpang.

"Penumpang juga sudah memahami kondisi ini. Mereka memilih untuk menunggu bus dibanding menggunakan moda transportasi lain," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.