Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Ledakan di Blitar, 1 Pelaku Pembuat Mercon Plastik Oksigen Ditangkap

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 06 Jun 2019 20:14 WIB
Pelaku yang ditangkap Polres Blitar
Pelaku yang ditangkap Polres Blitar

jatimnow.com - Polres Blitar menangkap satu dari dua pelaku pembuat mercon campuran oksigen dan uap karbit yang menghancurkan musala dan bangunan pondok pesantren Tarbiyatul Mudtadi'in di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Selopuro.

Pelaku adalah Ahmad Masruri alias Ruri. Ia ditangkap polisi ketika berlebaran di rumah kerabatnya.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

"Dari keterangan saudara RR mengakui kalau membuat alat peledak atau bahan yang bisa meledak terdiri dari oksigen murni yang dicampur gas dari karbit untuk diledakan sebelum lebaran maupun saat lebaran," ujar Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha, Kamis (6/6/2019).

Untuk satu pelaku lainnya yaitu Muhammad Najiyullah Zein kini sedang dalam penyelidikan polisi. Dari hasil penyelidikan sementara, diduga ledakan plastik berisi campuran oksigen dan uap karbit itu meledak karena tekanan dan suhu yang terlalu panas.

Berdasarkan keterangan delapan saksi yang telah diperiksa polisi, mercon gas itu dibuat diluar ruangan oleh Ruri dan Zein. Plastik gas tersebut kemudian dikumpulkan dalam satu ruangan sempit yang ada di dalam bangunan pondok pesantren Tarbiyatul Mudtadi'in.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

"Kata mereka ini adalah sebuah tradisi dan mungkin (kejadian) kemarin ada salah prosedur. Yakni dengan menumpuk tiga puluh kantong dalam satu ruangan sempit. Kondisi siang yang panas ditambah tekanan udara diduga membuat plastik gas meledak," ujarnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tabung gas oksigen dan tabung karbit yang dibuang di tengah sawah belakang masjid. Sedangkan Zein, tersangka lain yang sekarang masih bebas diminta untuk menyerahkan diri.

Kejadian ini mengakibatkan dua bocah yaitu Mochammad Rifai (12) dan Arbian Safa Maulana (9) menderita luka bakar dan kini dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.