Rabu, 17 Jun 2026 02:53 WIB

Berstatus Tersangka KPK, Ketua DPRD Tulungagung Tetap Pimpin Paripurna

Ketua DPRD Tulungaguang, Supriyono saat memimpin rapat paripurna
Ketua DPRD Tulungaguang, Supriyono saat memimpin rapat paripurna

jatimnow.com - Meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, namun Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulungagung, Supriyono memimpin rapat paripurna, Jumat (31/5/2019). Rapat tersebut membahas penghentian Bupati nonaktif, Syahri Mulyo.

Politisi PDIP ini memimpin rapat paripurna dengan agenda pengumuman pemberhentian Bupati, dan pengusulan Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo sebagai Bupati menggantikan Syahri Mulyo.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Seusai memimpin rapat, Supriyono memilih untuk langsung meninggalkan ruangan rapat melalui pintu belakang. Saat berusaha dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, Supriyono ternyata sudah pergi meninggalkan gedung DPRD.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Adib Makarim menjelaskan, meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka KPK, status Supriyono sendiri masih merupakan Ketua DPRD dan berhak untuk memimpin rapat paripurna. Statusnya tetap melekat hingga kasus tersebut sudah mendapatkan keputusan hukum tetap.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

"Saya rasa sah saja beliau memimpin jalannya rapat, selama belum ada keputusan hukum tetap beliau masih merupakan Ketua DPRD," ujarnya, Jumat (31/05/2019).

Supriyono ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembahasan, pengesahan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Baca Juga: Dua Terdakwa Korupsi SKTM RSUD dr Iskak Tulungagung Divonis Bersalah

Supriyono diduga menerima uang sejumlah Rp4,88 miliar dari Bupati Tulungagung periode 2013-2018 Syahri Mulyo terkait dengan pembahasan dan pengesehan APBD dan atau APBD-P Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.