Kamis, 18 Jun 2026 17:43 WIB

Tokoh Agama Kabupaten Mojokerto Kutuk Kerusuhan Jakarta

Ketua NU Kecamatan se Kabupaten Mojokerto
Ketua NU Kecamatan se Kabupaten Mojokerto

jatimnow.com - Ucapan selamat atas diumumkannya Pasangan Calon Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 oleh KPU RI disampaikan para ulama dan tokoh agama di Kabupaten Mojokerto. Selain itu, mereka juga mengutuk kerusuhan 21-22 Mei 2019 Jakarta.

"Kami para ulama mengucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf Amin sebagai pemenang sesuai hasil rekapitulasi KPU. Semoga selalu mendapatkan bimbingan dan kekuatan lahir batin dari Allah SWT dalam memimpin negara tercinta ini," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Trowulan, Minggu (26/5/2019).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Ketua MUI dan NU Kecamatan Trowulan serta Ketua GP Ansor Kecamatan Dlanggu menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, agar taat kepada pemerintah. Aksi menolak hingga terjadinya kerusuhan bukan merupakan ajaran agama manapun, apalagi dalam Islam.

"Kita doakan agar Indonesia menjadi negara yang adil, aman dan sejahtera di bawah kepemimpinan Bapak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin yang memang benar-benar mencintai rakyatnya," ujarnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Penolakan dengan cara di luar aturan hukum, apalagi sampai menciptakan kerusuhan, sungguh merupakan perbuatan keji dan tidak dibenarkan oleh agama," sambungnya.

Ketua NU setiap Kecamatan di Kabupaten Mojokerto juga mengecam aksi massa 21-22 Mei yang diwarnai kerusuhan di Jakarta dan menegaskan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap dijaga oleh seluruh warga negara. Siapapun yang memiliki niat untuk meruntuhkan kedaulatan negara wajib untuk dilawan.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Kami mengecam keras aksi massa hingga sampai menimbulkan kerusuhan yang kemarin terjadi di Jakarta. Pelanggar hukum harus ditindak tegas," jelas mereka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.