Jumat, 12 Jun 2026 00:49 WIB

ITS Buka Dua Kelas Baru untuk Menghadapi Tantangan Global

Rektor ITS Prof Mochamad Ashari (kiri) bersama Wakil rektor I ITS Prof Heru Setyawan
Rektor ITS Prof Mochamad Ashari (kiri) bersama Wakil rektor I ITS Prof Heru Setyawan

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyiapkan dua program baru. Hal ini ditujukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi tantangan globalisasi.

Dua program tersebut yakni kelas internasional dan program fast track.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Deteksi Dini Kebakaran Listrik

Wakil Rektor I ITS Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Dr Ir Heru Setyawan MEng, merasa ITS harus mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan tersebut ke depannya.

"Untuk itu dua program baru ini akan diberlakukan ITS mulai semester depan," jelasnya, Sabtu (25/5/2019).

Untuk kelas Internasional, lanjut Heru, program ini akan diberlakukan pada 16 program studi (prodi) di seluruh ITS mulai tahun ajaran 2019/2020.

Nantinya kelas tersebut akan berlangsung dengan pengantar keseluruhan berbahasa Inggris. Berkapasitas maksimal 30 orang, mahasiswa asing maupun lokal hanya bisa masuk kelas ini melalui seleksi jalur mandiri yang pendaftarannya mulai dibuka pada Juni 2019.

Tidak hanya itu, kelas internasional ini juga digadang-gadang memiliki beberapa kelebihan lain. Nantinya para mahasiswa akan difasilitasi untuk melakukan pertukaran pelajar ke kampus luar negeri yang telah menjalin mitra dengan ITS.

Mahasiswa yang melakukan exchange yang mengambil mata kuliah di kampus tujuannya tersebut dapat melakukan transfer kredit mata kuliah yang diakui ITS.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

"Selain itu kelas akan didesain lebih modern, baik dari infrastrukturnya maupun metode mengajarnya," tutur guru besar Teknik Kimia ini.

Heru mengaku, persiapan untuk membuka kelas internasional ini telah dilakukan jauh-jauh hari. Tenaga pendidik hingga staf administrasi pun telah diberi pelatihan agar siap menghadapi perubahan ini.

"SDM sendiri sudah kita persiapkan untuk menghadapi ini, termasuk staf yang telah kami kirim ke luar negeri untuk belajar," tutur Heru.

Sementara itu, program kedua yang akan dimulai tahun depan, fast track, merupakan program percepatan untuk meraih gelar sarjana dan magister hanya dalam waktu lima tahun.

Baca Juga: ITS Gelar Bedah Film Pesta Babi di Tengah Polemik Nasional

Pada program ini mahasiswa bisa mulai mengambil mata kuliah magister di semester 6 atau 7, sehingga setelah program sarjana selesai hanya perlu menyelesaikan thesis untuk gelar magisternya.

"Program ini juga merupakan upaya kita untuk menuju World Class University," ungkapnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengaku, dua program ini merupakan jawaban ITS akan ketakutan masyarakat terhadap masuknya tenaga kerja asing akibat MEA yang diresmikan beberapa tahun lalu. Program ini pun baru bisa dilaksanakan tahun ini karena dinilai persiapannya yang mulai matang.

"Kita harus mempersiapkan sumber daya untuk bersaing, baik dari segi komunikasi maupun kesiapan untuk hidup di mancanegara," tandasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.