Minggu, 21 Jun 2026 04:27 WIB

Songkok Mojokerto Laris Manis Jelang Lebaran, Motif Tayo Paling Dicari

Ahmad Dimyati membungkus songkok-songkok buatannya
Ahmad Dimyati membungkus songkok-songkok buatannya

jatimnow.com - Pengrajin songkok atau kopiah ketiban berkah ramadan karena permintaan meningkat mencapai 100 persen jelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2019.

Salah satu pengrajin songkok yang kebanjiran pesanan adalah Ahmad Dimyati, warga Dusun Mengelo, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Pertengahan puasa kami sudah tidak menerima pesanan lagi. Kami melakukan itu karena sudah kewalahan dan waktu produksi tidak cukup lagi," kata Dimyati, Jumat (23/5/2019).

Songkok dengan harga yang cukup miring masih menjadi buruan bagi warga. Songkok bermotif juga masih primadona.

Songkok motif Upin Ipin juga menjadi salah satu primadonaSongkok motif Upin Ipin juga menjadi salah satu primadona

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kopiah anak-anak motif karakter, kartun kayak Upin Ipin, Nemo dan Tayo banyak dicari sekarang," tambah ayah dua anak ini.

Songkok bermotif karakter dan kartun ini pembuatannya dengan teknik bordir bukan disablon dan paling mendatangkan keuntungan karena harganya murah.

"Kalau pembuatan songkok anak mudah dan cepat serta pemasarannya gampang karena laris dan menguntungkan. Harga satu kodi cuma Rp 240 ribu," beber Dimyati.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Songkok buatan Dimyati ini dikirim hingga luar Pulau Jawa dan hampir seluruh penjuru Indonesia. Pria yang sudah 25 tahun menjadi pengrajin kopiah ini juga menjual hasil pembuatannya dengan cara online.

"InsyaAllah sudah pernah mengirim ke seluruh Indonesia, mulai Sumatera, Makassar, Aceh dan Kalimantan. Kami juga menjual produk dengan online dan membuka toko online di beberapa situs jual beli online," tandas Dimyati.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.