Kamis, 11 Jun 2026 13:09 WIB

Jatim memilih

Khofifah Ingin ‎Sentra Industri Pindah dari Kota ke Desa

Cagub Khofifah saat bertemu dengan para pengusaha
Cagub Khofifah saat bertemu dengan para pengusaha

jatimnow.com-  Cagub Jawa Timur nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa mengadakan bincang-bincang santai dengan Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) Jawa Timur, Rabu (11/4/2018).

Pada kesempatan itu, Khofifah berharap kepada para pengusaha untuk bersama-sama membangun Jawa Timur. Ia juga berharap para pengusaha itu untuk memindahkan sentra industrinya ke desa.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

Menurut Khofifah, hal ini sangat penting untuk mengurangi kesenjangan kesejahteraan antara desa dan kota. Apalagi, kemiskinan di Jawa Timur adalah yang paling tinggi di Indonesia.

"Saya sampaikan, pengusaha harus buat sentra industri di desa. Supaya akan ada makna untuk sentra Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Ketimpangan akan tetap muncul kalau di desa tidak ada perusahaan," kata Khofifah di depan puluhan pengusaha, Rabu (11/4/2018).

"Saya ada pikiran yang bisa supply PDRB harus jadi sabuk kesejahteraan Jawa Timur. Sekarang ada industri di kota lalu akan dikirim ke desa tertentu," lanjutnya.

Dalam pertemuan yang digelar di MM Resto, Sidoarjo tersebut, mantan Menteri Sosial itu juga mengatakan pembangunan kawasan utara dan kawasan selatan menjadi prioritasnya dalam membangun Jawa Timur.

Oleh karena itu, Khofifah akan mempercepat pembangunan beberapa jalan lingkar selatan Jawa Timur bila terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur 2018-2023.

Baca Juga: Khofifah Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Surabaya 2026

"Wilayah utara dan wilayah selatan itu menjadi prioritas. Jalan Lingkar Selatan itu menjadi penting," tegas Khofifah.

Secara khusus, Khofifah mengatakan kepada para pengusaha untuk membuat iklim industri yang lebih produktif di Jawa Timur. Hal tersebut agar industri Jawa Timur tidak kalah dengan industri di Vietnam.

"Di Vietnam, pekerja kerja 12 jam sehari. Saya nggak tahu bagaimana mereka bisa kuat bekerja 12 jam untuk mencapai kualitas tertentu. Pada posisi ini, yang sudah ada pengalaman mengoperasi bisnis harus bisa mendefinisikan bagaimana membuat iklim industri lebih produktif," tutupnya.

Baca Juga: Kiswah Syekh Abdul Qadir Jailani Dipamerkan di Masjid Al Akbar Surabaya

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.