Minggu, 21 Jun 2026 04:56 WIB

99 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan di Jakarta Rata-rata Bau Alkohol

Massa membakar ban bekas di Petamburan, Jakarta (Foto: Antara)
Massa membakar ban bekas di Petamburan, Jakarta (Foto: Antara)

jatimnow.com - Sebanyak 99 orang diamankan polisi dalam kerusuhan di Jakarta mulai Selasa (21/5/2019) hingga Rabu (22/5/2019). 99 orang itu diamankan dari beberapa titik lokasi kerusuhan.

"Pada siang hari ini kita bisa mengamankan 99 orang. Sekarang sedang diperiksa di Polres Jakarta Barat dan sebagian juga ada diamankan di Polda (Polda Metro Jaya) untuk didalami," kata Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Hariyadi di Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu Rabu (22/5/2019).

Baca Juga: Sidang Gugatan Hilangnya Dana Nasabah OCBC NISP di Jakarta Hadirkan Ahli dari Unair

Dari hasil sementara disimpulkan, mereka yang ditangkap bukan dari Jakarta, melainkan sebagian massa dari Tasikmalaya, Banten dan Flores.

"Perusuh ini bukan dari Jakarta dan bukan dari Petamburan, dari pagi tadi kami bersama tokoh-tokoh FPI, juga kami dibantu para ulama untuk menghalau mereka," ujar Hengki.

Hengki menjelaskan bahwa sebagian besar dari mereka yang diamankan, tercium bau alkohol sehingga mereka cenderung berani.

Baca Juga: 15 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Kota Kediri, 4 Anak-anak

"Dan kami saat ini coba untuk periksa urinenya. Pengalaman kami, kalau hilang rasa takut, rasa empati, itu pasti ada penyebabnya, apakah yang bisa menyebabkan stimulan halusinogen," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Hengki, pihaknya juga dibantu tokoh- tokoh FPI dari Imam Besar FPI DKI Jakarta.

Menurutnya, para pelaku yang diamankan ini sudah mempersiapkan untuk melakukan kerusuhan, membawa busur, membawa bahan bakar untuk membakar.

Baca Juga: Polisi Tangkap 14 Orang Dalam Kerusuhan di Kota Kediri, Selidiki Aktor Intelektual

"Mereka mengincar properti-properti warga dan juga polisi serta TNI," tandas Hengki.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.