Rabu, 17 Jun 2026 21:19 WIB

15 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan di Kota Kediri, 4 Anak-anak

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Kediri Kota menetapkan 15 orang tersangka dalam kerusuhan, Sabtu (30/8/2025) malam. Empat di antaranya anak-anak.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Ibrahim Saputra menyebut, dari semula 14 orang ditangkap, bertambah jadi 20 orang. Namun, 5 di antaranya dilepas karena tidak terbukti terlibat. 15 lainnya ditetapkan tersangka.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

"11 dewasa dan 4 anak-anak, ada perempuannya satu orang," katanya ditemui usai doa bersama di halaman Kantor Pemkab Kediri, Senin (1/9/2025).

Polisi masih akan mendalami aktor-aktor atau pelaku lain dalam kerusuhan.

"Kita akan dalami terus," tambahnya.

Ia mengimbau pelaku penjarahan lain untuk mengembalikan barang curiannya. Pihaknya akan memaafkan para pelaku jika mengembalikan barang jarahan.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

"Itu kan barang-barang milik pemerintah. Jadi kalau memang ada niat untuk membalikkan dan ya, sementara masih kita maafkan dan kita datangkan," bebernya.

Jika tidak, akan dijemput paksa dan ditindak tegas. Terlebih, saat ini pihaknya telah berhasil mengidentifikasi massa.

"Karena kita sudah dapat profil banyak, siapa-siapa saja yang mengambil itu tinggal kita tangkapin. Ini kita kasih sisa waktu untuk mereka mengembalikan. Dan mungkin pada saat itu mereka khilaf ikut-ikutan ini saatnya waktunya untuk mengembalikan," imbaunya.

Baca Juga: Polres Kediri Kota Tangkap 2 Pelaku Pengeroyokan di Ngronggo

Dari 15 yang ditetapkan tersangka, terdiri dari warga Kabupaten Kediri, Nganjuk, Tulungagung dan Madura.

"Bisa dibilang dari beberapa kelompok ini. Saya belum tahu dari berkelompok atau sendiri saya belum tahu masih di dalami ini," tandasnya.

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.