Minggu, 14 Jun 2026 23:39 WIB

Buntut Buber dengan Minuman Beralkohol, Pemkot Malang Panggil Oppo

Capture video buber Oppo Malang dengan minuman beralkohol yang beredar
Capture video buber Oppo Malang dengan minuman beralkohol yang beredar

jatimnow.com - Video viral buka puasa bersama (buber) dengan minuman beralkohol yang digelar Dealer Oppo Kota Malang, berbuntut. Terbaru, Wali Kota Malang Sutiaji melayangkan surat panggilan terhadap manajemen Oppo Malang.

Menurut Sutiaji, pemanggilan itu untuk mendengarkan langsung klarifikasi dari manajemen Oppo Malang. Sebab banyak fakta yang perlu dijelaskan dari video yang sudah terlanjur menyebar ke publik tersebut.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Saya sudah lihat videonya. Di situ kami mendengar ada yang mengucapkan bahwa sudah waktunya berbuka dan di meja terdapat air mineral dan bir. Bisa jadi itu dari penyelenggaranya bukan peserta sendiri-sendiri," kata Sutiaji di Balai Kota Malang, Selasa (21/5/2019).

Sutiaji mengaku banyak mendapat informasi dan pertanyaan dari masyarakat terkait langkah Pemkot Malang menindaklanjuti video Buber dengan minuman beralkohol tersebut.

Baca juga:  Video Buber dengan Minuman Beralkohol Viral, Ini Reaksi Oppo Indonesia

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Karena masih ada Whatsapp yang masuk ke kami, mintanya pihak Oppo minta maaf terbuka. Nanti kalau bisa, saya akan mengundang para tokoh, karena ini kan memantik situasi yang kurang kondusif juga," terang Sutiaji.

Selama ini yang menjadi kekhawatiran dirinya terbukti, oleh karena itu Pemkot Malang membuat surat edaran untuk menjaga suasana bulan Ramadan.

"Surat edaran yang sudah saya antisipasi ternyata kan ini dilakukan. Demonstratif itu ya seperti ini, kecuali dia dalam kondisi tidak berbuka. Kekhawatiran kami selama ini terbukti, apa yang kami antisipasi selama ini terbukti terjadi," bebernya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sementara itu, DPRD Kota Malang juga sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Oppo Malang untuk memberikan klarifikasi. Surat yang ditandatangani Ketua DPRD Kota Malang Bambang Heri Susanto itu berisi pemanggilan untuk klarifikasi Oppo.

Sesuai surat tersebut, klarifikasi di dewan dilakukan Kamis (23/5/2019) dengan jadwal pukul 12.00 Wib di ruangan Komisi A DPRD Kota Malang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.