Jumat, 19 Jun 2026 01:19 WIB

Kilas Berita Hot: Pengakuan Pelaku Mutilasi hingga Prostitusi Online

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Mei 2019 08:00 WIB

jatimnow.com - Sejumlah cerita tentang sosok Sugeng terduga pelaku mutilasi, muncul dari tetangganya di Jodipan, Kota Malang, jadi satu dari tiga berita kilas hot, Kamis (16/5/2019).

Simak kilas berita hot berikut.

Baca Juga: Warga Lamongan Gagalkan Aksi Pencurian Bersajam

 

1. Terduga Pelaku Mutilasi di Malang Disebut Pernah Potong Lidah Istrinya

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di MalangSugeng, terduga pelaku mutilasi di Malang

Sugeng, terduga pelaku mutilasi terhadap perempuan di Pasar Besar Kota Malang, diduga mengidap gangguan kejiwaan. Sejumlah cerita tentang sosok Sugeng muncul dari tetangganya di Jodipan, Kota Malang.

Informasi yang didapat jatimnow.com, Sugeng pernah melakukan penganiayaan dengan memotong lidah istrinya. Selain itu, warga Jodipan juga menyebut bahwa Sugeng berulangkali mencoret-coret tembok saat berjalan.

"Memang informasi itu ada, tapi kita masih dalami semuanya," jawab Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Kamis (16/5/2019).

Selengkapnya

Baca Juga:

2. Jaringan Prostitusi Online Bertarif Rp 600 Ribu di Kediri Dibongkar

Tersangka saat berada di Mapolres KediriTersangka saat berada di Mapolres Kediri

Jaringan prostitusi online di Kediri dibongkar. Seorang yang diduga mucikari diamankan.

Baca Juga: 4 Wanita Terduga Prostitusi Online di Gresik Diringkus Polisi

NI (23) alias Mami Selvi diduga sebagai mucikari. Mami Selvi diketahui mempunyai beberapa anak buah, dan sering menawarkan melalui aplikasi WhatsApp ke pelanggan yang sudah biasa menggunakan jasanya.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Ambuka Yudha mengatakan, tersangka sudah hampir 1 tahun menjalani bisnis prostitusi online ini. Modusnya, tersangka menawarkan gadis koleksinya melalui pesan WhatsApp dalam jaringan tertutup.

Selengkapnya

 

3. Bawa Celurit Cari Selingkuhan Istri Kakaknya, Pria ini Masuk Penjara

Jasuli bersama celurit yang dibawanya diamankan di Mapolsek Krembangan, SurabayaJasuli bersama celurit yang dibawanya diamankan di Mapolsek Krembangan, Surabaya

Niat hati ingin membela harga diri keluarga karena istri kakaknya diduga berselingkuh dengan pria lain, Jasuli (23) pergi bersama kakaknya dengan membawa celurit. Namun, belum sampai bertemu sasaran, ia keburu ditangkap polisi.

Baca Juga: Polres Bangkalan Perketat Penggunaan Sajam, Cegah Insiden Carok

Jasuli disergap Unit Reskrim Polsek Krembangan di Jalan Sedayu Gang V, Morokrembangan, Surabaya. Saat digeledah, Jasuli kedapatan menyelipkan celurit itu di dalam pakaiannya.

"Setelah terbukti membawa senjata tajam itu, dia (Jasuli, red) kami bawa ke kantor untuk diperiksa," kata Kapolsek Krembangan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Kompol Esti Setija Oetami, Kamis (16/5/2019).

Selengkapnya

 

Baca Edisi Kilas Berita Hot lainya di sini.

Editor : Sutha Pratama
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.