Rabu, 17 Jun 2026 23:28 WIB

Polres Bangkalan Perketat Penggunaan Sajam, Cegah Insiden Carok

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penggunaan senjata tajam (sajam) masih kerap terjadi di tengah masyarakat. Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir, insiden carok dengan sajam kembali terjadi di Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, masyarakat Bangkalan masih kental kebiasaan membawa sajam saat keluar rumah. Hal itu telah berlangsung sejak puluhan tahun yang lalu.

Baca Juga: Masalah Uang dan Sepeda Motor Diduga Jadi Motif Carok Pemuda di Malang

"Iya, di masyarakat Bangkalan ada kebiasaan membawa senjata tajam saat keluar rumah," ujarnya, Rabu (24/4/2024).

Febri mengatakan, kebiasaan tersebut biasanya banyak ditemui di wilayah yang jauh dari perkotaan. Bahkan kebiasaan ini juga dilakukan warga saat menghadiri acara pernikahan maupun kegiatan masyarakat lainnya.

"Kalau ada acara, mereka juga memiliki kebiasaan membawa senjata tajam," imbuhnya.

Baca Juga: Polres Bangkalan Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, untuk mengurangi kebiasaan tersebut, pihaknya terus melakukan imbauan dengan memasang spanduk dan memberikan imbauan masyarakat secara langsung. Tak hanya itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan tokoh setempat agar imbauan bisa diterapkan di masyarakat.

"Kita juga menggandeng tokoh-tokoh karena kita tidak bisa bergerak sendirian, butuh kerjasama tokoh masyarakat karena ini juga berkaitan dengan kebiasaan yang sudah berlangsung lama," jelasnya.

Baca Juga: Motif Pembunuhan Sepasang Kekasih di Rumah Kos Bangkalan Terungkap

Meski begitu, pihaknya juga kerap melakukan razia senjata tajam agar tidak disalahgunakan. Ia juga berharap masyarakat bisa memahami larangan tersebut karena bisa membahayakan.

"Membawa senjata tajam itu bisa dikenai pasal jadi kami harap masyarakat bisa memahami hal tersebut," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.