Kamis, 18 Jun 2026 02:34 WIB

Polisi Sebut Pelaku Mutilasi di Malang Gunakan Pisau Besar

Tangga Pasar Besar Kota Malang diduga menjadi tempat mutilasi korban
Tangga Pasar Besar Kota Malang diduga menjadi tempat mutilasi korban

jatimnow.com - Untuk menguatkan dugaan bahwa Sugeng merupakan pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar, Kota Malang, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri di Surabaya membawa Sugeng ke TKP untuk rekontruksi, Kamis (16/5/2019).

Sugeng yang saat itu mengenakan pakaian putih, tampak dingin berjalan dikawal ketat sejumlah anggota polisi saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 Wib. Namun, ia tidak ikut menjalankan rekonstruksi. Hanya saja, Tim Labfor mencocokkan keterangannya dengan barang bukti yang ada di TKP.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Baca juga:  Terduga Pelaku: Gagal Meniduri, Mutilasi Korban Pakai Gunting

Salah satu perwira Tim Labfor, Kompol Adrial menyebut, terduga pelaku terkesan profesional dan rapi. Hal ini ditandai dengan pengetahuannya bagian tubuh mana yang seharusnya dipotong.

"Dia ini pintar, kemungkinan dia memang sudah tahu," ujar Adrial.

Tim Labfor melakukan rekontruksi di lokasi mutilasiTim Labfor melakukan rekontruksi di lokasi mutilasi

Ia menjelaskan, potongan tubuh korban terdiri dari 10 bagian, yaitu empat potong tangan yang dimutilasi tepat di masing-maaing persendian serta empat bagian kaki yang juga dipotong di bagian persendian. Selain itu, pelaku juga memotong kepala.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Kemungkinan senjata adalah pisau besar," lanjutnya.

Hal itu berbeda dengan keterangan Sugeng yang mengaku ia memotong tubuh korban menggunakan alat seadanya, yaitu gunting.

Tim Labfor menduga bahwa mutilasi dilakukan di atas tangga menggunakan alas spanduk yang ditemukan di TKP dan bukan di dalam kamar mandi karyawan yang diberitakan sebelumnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Kemungkinan eksekusinya di tangga bagian atas. Karena di sana banyak bercak darah," bebernya.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyebut, alat yang diduga digunakan pelaku untuk memutilasi korban belum ditemukan.

"Jadi kita juga mencari barang bukti terutama alat yang digunakan oleh pelaku untuk melakukan tindak kejahatannya tersebut," tandas Asfuri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.