Sabtu, 13 Jun 2026 06:44 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Petani Kembangkan Budidaya Melon Prima

Gubernur Khofifah panen buah melon prima
Gubernur Khofifah panen buah melon prima

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak petani buah melon mulai menanam melon prima.

Ajakan tersebut karena harga jual melon prima mencapai tiga kali lipat dari harga melon super dan marketnya luas serta potensial. Diharapkan petani juga akan semakin meningkat kesejahterannya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Harganya dibanding melon biasa sangat jauh perbedaannya, melon dengan sertifikat prima itu harganya tiga kali lipat dari melon super. Jika melon super dijual Rp 6 ribu perkilogram, maka melon prima bisa mencapai Rp 18 ribu perkilonya," katanya saat Panen Melon Prima di UPT Pengembangan Agrobisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Desa Lebo, Sidoarjo, Rabu (15/5/2019).

Untuk menanam melon prima memang membutuhkan tambahan modal. Namun disisi lain market menjanjikan. Diiringi inovasi dan kreativitas yang unik, buah melon dibentuk kotak (square), atau hati (heart) ditambahkan aksesoris pita, sehingga menjadi lebih eksklusif.

"Ini sesuatu banget, dan ini sudah bisa masuk ke market yang lebih memberikan nilai tambah bagi petani," ujarnya.

Khofifah mencontohkan beberapa pemesan melon prima berasal dari dalam dan luar kota, bahkan provinsi. Salah satunya beberapa supermarket modern dan buah-buahan terkenal di Surabaya yang memesan sebanyak 600 buah atau sekitar 800 kilogram.

Dengan bertanam melon prima, Khofifah optimis akan berkontribusi menurunkan angka kemiskinan di pedesaan, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim. Saat ini, kemiskinan di pedesaan di Jatim masih sebesar 15,2 persen. Sedangkan sebagian besar profesi masyarakat di pedesaan adalah bertani.

"Dari 15,2 persen itu, kita akan terus mencari dan memaksimalkan titik-titik mana yang bisa meningkatkan pertumbuhan-pertumbuhan baru, termasuk mendorong agar menanam melon prima," ujarnya.

Salah satu referensi success story bertani melon adalah petani di Plumpang, Tuban. Para petani disana rata-rata berusia muda, atau masuk generasi millennial. Ketertarikan mereka bertani melon karena nilai tambahnya luar biasa dibandingkan bercocok tanam padi.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

"Oleh karena itu, inovasi-inovasi sektor hortikultura harus terus kita lakukan, apa yang bisa di create dari produk hortikultura yang indah, akan menambah estetika dari sebuah produk, dan pasti nilai tambahnya juga lebih baik," terangnya.

Kepala Dinas Pertanian Jatim, Hadi Sulistiyo mengatakan teknologi pertanaman melon prima di UPT dilakukan secara modern, yakni didalam screen house seluas 3.200 meter persegi dengan 3.412 tanaman.

Screen house ini dilengkapi dengan irigasi tetes, sehingga menghemat biaya pengairan dan mengurangi penggunaan pestisida kimia.

"Pertanaman dimulai 11 Maret 2019, sehingga saat ini siap untuk dipanen," katanya.

Ia menjelaskan, melon prima dibudidayakan dengan berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) budidaya yang baik, sehingga produk melon prima UPT ini memperoleh sertifikasi Prima 3.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

"Kebun Lebo juga menjadi tempat edukasi bagi yang ingin belajar tentang pertanian, juga menjadi tempat agrowisata yang banyak dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat umum," katanya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.