Rabu, 10 Jun 2026 23:59 WIB

Pilwali Surabaya 2020

WS Diduetkan Armudji, Menguntungkan PDIP?

Pakar Komunikasi Politik Unair, Suko Widodo
Pakar Komunikasi Politik Unair, Suko Widodo

jatimnow.com - Pilihan Armudji mendampingi Ketua PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana untuk maju pada kontestasi Pilwali Surabaya 2020 disebut akan menutup kekuatan dukungan atau koalisi dari partai lain. Hal ini disampaikan oleh Pakar Komunikasi Politik Unair, Suko Widodo.

"Saran saya, walaupun PDIP bisa maju sendiri seharusnya mau mengambil kekuatan dari unsur lain, contohnya dari kalangan NU, bisa Muhammadiyah, akademisi, pengusaha dan birokrat. Surabaya ini memiliki kekuatan lain yang bagus-bagus," kata Suko, Senin (13/5/2019).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Suko menyebut dalam kontestasi Pilwali atau pemilihan kepala daerah berbeda dengan pemilhan umum maupun legislatif. Menurut Suko, pemilih cenderung melihat calon yang maju, bukan partai pengusung.

Baca juga: Armudji Pilih Ingin Duet Bareng Whisnu Sakti di Pilwali Surabaya 2020

"Yang menjadi catatan adalah perolehan suara parpol itu tidak selalu bersejajar dengan Pilkada atau Pilwali. Karena calon pemilih itu memandang objek personal baik cawali maupun wawalinya," imbuh Suko.

Suko Widodo menyarakan kepada PDIP agar mampu mengambil keputusan untuk mengandeng tokoh-tokoh kuat yang masuk di dalam radar pencalonan Pilwali 2020.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Sejumlah nama yang dimaksud Suko Widodo diantaranya Plt Bupati Trenggalek M Nur Arifin, Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim, Irjen Pol (Pur) Machfud Arifin, Fandi Utomo, Menantu Soekarwo, Bayu Airlangga, KH Zahrul Azhar As’ad atau akrab dipanggil Gus Hans dan Kepala Bappeko Eri Cahyadi.

Jika tetap mengusung paket kader sendiri, lanjut Suko, PDIP harus cermat mengukur kekuatan lawan agar tidak kehilangan kursi wali kota yang saat ini tengah dikuasai.

"PDIP harus siap untuk untuk menimbang kekuatan lawan," jelasnya.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

Dengan 15 kursi parlemen yang didapat pada pemilu 2019 ini, PDIP dapat mengusung Cawali dan Cawawali sendiri.

Bukan kali pertama PDIP mengusung calon sendiri. Pada 2010 pasangan Risma-Bambang juga diusung oleh PDIP sendiri dengan partai lain sebagai pendukung. Risma-Bambang tampil tampil sebagai pemenang saat itu.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.