Selasa, 16 Jun 2026 14:04 WIB

Ditemukan Sejumlah Luka pada Mayat Gosong di Mojokerto

Tim Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi di TKP
Tim Inafis Polres Mojokerto Kota melakukan identifikasi di TKP

jatimnow.com - Mayat gosong yang ditemukan di Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terus diidentifikasi. Temuan terbaru di tengah proses autopsi yaitu sejumlah luka di tubuh korban.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, proses autopsi itu dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Setelah jasad itu dibersihkan, diketahui jenis kelamin korban laki-laki dan saat ini masih proses autopsi oleh Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Jatim," kata Sigit, Senin (13/5/2019).

Baca juga: 

Sigit menambahkan, informasi terbaru yang didapatnya, pada tubuh korban terdapat luka di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Ada beberapa luka yang ada di kepala, dagu dan perut yang agak terbuka. Apakah luka ini dari benda tumpul atau tajam, masih harus kami pastikan," ungkap Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Sigit juga mengakui bila proses identifikasi sedikit terhambat. Sebab sidik jari korban rusak karena terbakar. Dan hingga pukul 17.40 Wib, identitas korban belum terungkap.

Baca juga: 

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Kita sudah berusaha mengangkat sidik jari korban, tapi demikian sidik jari, baik tangan dan kaki seluruhnya rusak. Tim Dokter Forensik akan melakukan teknik forensik lain seperti wajah, gigi dan sebagainya," tandas Sigit.

Mayat laki-laki gosong itu ditemukan sekitar pukul 07.00 oleh pemilik lahan. Saat mengevakuasi jasad korban, Tim Inafis Polres Mojokerto Kota mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, termasuk kaos bertuliskan polisi yang tertindih di tubuh korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.