Senin, 15 Jun 2026 11:47 WIB

Suara Raib di Bangkalan, Caleg Asal PKB ini Lapor Bawaslu

Ilustrasi pemilu 2019/ jatimnow.com
Ilustrasi pemilu 2019/ jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang calon legislatif (caleg) DPR RI melaporkan kehilangan suara sekitar belasan ribu suaranya di Bangkalan, Madura ke Badan Pengawas Pemili (Bawaslu) Jawa Timur.

Zaini Rahman, caleg DPR RI daerah pemilihan Madura nomor urut 1 dari PKB mengakui belasan ribu suaranya raib di beberapa kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Sesuai jalur yang diatur undang-undang, saya menyampaikan keberatan ke Bawaslu Jawa Timur dan untuk segera ditindaklanjuti," ujar Zaini Rahman di Surabaya, Kamis (9/5/2019).

Menurutnya, bukti yang tercantum dalam Form C1, DAA1 Plano, dan DA1 di beberapa Kecamatan perolehan suaranya cukup signifikan.

Namun, ada perbedaan hasil perolehan suara yang tercantum di Form C1, DAA1, DAA1 Plano, DA1 dengan DB1 hasil rekap KPU Kabupaten Bangkalan yang semakin menguatkan dugaan terjadinya kecurangan yang sangat masif.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Berdasarkan Form C1, DAA1 Plano, dan DA1 perolehan suara H. Zaini Rahman, MH di kecamatan Kamal 1.961 suara, Kecamatan Konang 1.676 suara, Kecamatan Arosbaya 756 suara, Kecamatan Socah 456 suara, Kecamatan Labang 487 suara, dan Kecamatan Blega 367 suara dengan jumlah total di 6 (enam) Kecamatan tersebut berjumlah 5.703 suara.

Namun, angka itu tiba-tiba ada yang berkurang bahkan raib di DB1 hasil rekapitulasi KPUD Kabupaten Bangkalan, Kecamatan Kamal 5 suara, Kecamatan Konang 12 suara, Kecamatan Arosbaya 0 suara, Kecamatan Socah 6 suara, Kecamatan Labang 7 suara, dan Kecamatan Blega 0 suara dengan jumlah hanya tersisa 30 suara di enam kecamatan tersebut.

"Atas kejadian itu, sangat jelas telah terjadi persekongkolan masif yang melibatkan banyak pihak dan penyelenggara pemilu untuk keuntungan salah satu caleg tertentu dan merugikan banyak pihak utamanya masyarakat luas karena telah melukai  dan menciderai demokrasi," ujarnya.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Ia berharap, Bawaslu Jawa Timur  untuk segera menindaklanjuti dugaan kecurangan tersebut.

"Kita juga berharap KPU Propinsi Jawa Timur mengoreksi dan mencocokkan kembali perbedaan data antara Form C1, DAA1 Plano, dan DA1 Kecamatan dengan DB1 hasil rekap KPUD Kabupaten Bangkalan," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.