Kamis, 18 Jun 2026 12:20 WIB

Toko Grosir di Tulungagung Disidak, Mamin Tak Layak Jual Ditemukan

Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung memeriksa makanan dan minuman di salah satu toko grosir
Petugas Dinas Kesehatan Tulungagung memeriksa makanan dan minuman di salah satu toko grosir

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menggelar sidak makanan dan minuman (mamin) ke sejumlah toko grosir, Rabu (8/5/2019). Sidak ini dilakukan untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual layak dikonsumsi.

Dalam sidak kali ini petugas menemukan makanan yang tak layak jual dan sudah terkontaminasi hama tikus.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Farmasi dan Perbekalan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Masduki mengatakan, sidak itu dilakukan menyusul tingginya permintaan konsumen terhadap makanan dan minuman dalam Bulan Ramadan. Oleh sebab itu, mereka ingin memastikan bahwa produk yang dijual di toko grosir aman untuk dikonsumsi masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat memperoleh makanan dan minuman yang sudah tidak layak jual," kata Masduki.

Dalam sidak ini, petugas juga menemukan sistem penyimpanan makanan dan minuman di gudang yang kurang sesuai. Kondisi itu menyebabkan kemasan makanan dan minuman rusak, sehingga berpengaruh terhadap kalayakan makanan yang dijual. Beberapa minuman yang berbahan bubuk juga sudah padat sehingga tidak layak untuk dijual.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Rata-rata mereka menyimpannya tidak sesuai, sehingga kemasan makanan mengalami kerusakan dan tidak layak jual," tambahnya.

Selain itu petugas juga menemukan adanya sisa hama tikus di gudang penyimpanan. Beberapa makanan juga tercemar oleh kotoran tikus. Petugas kemudian menyisihkan makanan yang tercemar ini dan memberitahukan ke pemilik toko.

"Pengendalian hama tikus juga harus diperhatikan oleh pemilik toko," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sidak ini rencananya juga akan dilakukan di beberapa pusat grosir lain. Selain itu, sidak juga akan dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan ke para penjual takjil serta parsel lebaran.

"Kalau masih kita temukan, pemilik akan kita peringatkan, sanksi berat juga disiapkan termasuk pencabutan izin usaha," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.