Rabu, 17 Jun 2026 13:32 WIB

Aksi Heroik Ipda Tatang: Ganjal Laju Truk Rem Blong dengan Motor Dinas

Aksi Heroik Polisi Lalu Lintas (foto: Istimewa)
Aksi Heroik Polisi Lalu Lintas (foto: Istimewa)

jatimnow.com - Polisi lalu lintas yang satu ini rela mengorbankan motor dinasnya mengganjal laju truk tronton untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Aksi heroik polisi ini pun viral di media sosial (medsos) dan mendapat pujian dari para warganet.

Polisi heroik itu adalah Kanit Lantas Polsek Sungai Raya, Ipda Tatang. Ia merelakan motor dinasnya rusak untuk mengganjal truk tronton yang mengalami rem blong saat menanjak di Jembatan Kapuas II, Jumat (3/5/2019).

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Apa yang dilakukan sudah benar dalam mencegah kecelakaan lalu lintas yang bisa berakibat lebih fatal lagi," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, AKBP Donny Charles Go.

Sementara itu, Tatang mengatakan, aksi itu ia lakukan ketika truk tronton yang disopiri Ry (71) mogok dan tidak bisa menanjak saat melewati Jembatan Kapuas II, Kabupeten Kubu Raya.

Melihat truk tronton yang tidak mampu menanjak dan kemudian mundur ke belakang, ia yang kebetulan melintas di lokasi, langsung mengganjal ban tronton dengan motor dinas yang dikendarainya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak menyebabkan korban jiwa. Sebab banyak pengendara lainnya yang berada tepat di belakang truk tronton.

"Melihat mobil tronton itu mogok saya langsung mengatur lalu lintas dan mengarahkan sopir untuk mengerem. Namun ternyata rem truk itu tidak berfungsi dan gasnya tidak naik," jelasnya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Sehingga, dia langsung mengalihkan arus lalu lintas seluruh kendaraan yang berada di belakang truk.

"Saya meletakkan motor dinas saya sebagai penghalang supaya tronton tersebut berhenti guna mencegah korban kecelakaan lalu lintas," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.