Rabu, 17 Jun 2026 07:08 WIB

Banjir di Mojokerto Meluas, Balai Desa dan Sekolah Diliburkan

Guru-guru tidak bisa mengajar akibat kelas terendam banjir
Guru-guru tidak bisa mengajar akibat kelas terendam banjir

jatimnow.com - Banjir di Kabupaten Mojokerto meluas. Setelah merendam 3 desa di Kecamatan Dawarblandong, Rabu (1/5), banjir kini menerjang Desa Tempuran, Kecamatan Sooko.

Banjir di Tempuran ini merendam Balai Desa Tempuran dan Sekolah Dasar Negeri 1 Tempuran. Banjir yang masuk di kelas membuat proses belajar mengajar diliburkan.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Tadi siswa kita liburkan, tapi guru-guru tetap masuk. Kalau nanti air tetap segini besok siswa kita liburkan kembali," kata salah satu guru SDN 1 Tempuran, Charolin Suprobowati, Kamis (2/5/2019).

Baca juga: Banjir Rendam Tiga Desa di Mojokerto, Tinggi Air Capai 80 Sentimeter

Ia menambahkan, banjir kerap melanda kawasan ini sejak 3 tahun lalu akibat meluapnya Sungai Kali Gunting, Mojokerto.

"Banjir kali ini yang paling terparah hingga air masuk di ruang kelas dan tata usaha," ujarnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Pantauan jatimnow.com, ketinggian air di Desa Tempuran sekitar 30 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Pihak sekolah juga mengamankan berbagai inventaris akibat banjir yang menggenangi tempat ini.

"Untuk dokumen-dokumen kantor sudah kami amankan," tukasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Zaini mengatakan tim sudah menyalurkan bantuan makanan, minuman dan selimut ke warga Tempuran.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Semalam sejak air naik di Desa Tempuran, kami sudah salurkan bantuan seperti mie instan, air mineral, bumbu dapur dan selimut untuk warga," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.