Sabtu, 20 Jun 2026 23:24 WIB

Sebut Suara PKB Berpindah ke PAN, NasDem akan Tempuh Jalur Hukum

 Proses rekapitulasi kabupaten
Proses rekapitulasi kabupaten

jatimnow.com - Kehilangan banyak suara dalam proses rekapitulasi, DPD Partai NasDem Tulungagung berencana menempuh jalur hukum. Mereka akan melaporkan perpindahan suara dari PKB ke PAN di Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

PAN unggul perolehan suara dan membuat kesempatan NasDem meraih kursi di Dapil 1 Tulungagung hilang. Padahal sesuai perhitungan internal NasDem, mereka unggul dan mendapatkan satu kursi di dapil ini.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ketua DPD NasDem Tulungagung, Ahmad Djadi menuturkan dari data  kertas hasil rekapitulasi suara di level kecamatan (DA1) awal, di wilayah Kecamatan Kedungwaru PAN mendapatkan 2298 suara.

Namun terbit DA1 pembaruan, suara PAN berubah menjadi 2357. Bertambahnya suara untuk PAN ini diduga berasal dari PKB. Penambahan suara ini berpengaruh besar. PAN akhirnya unggul tiga suara atas NasDem di Dapil 1, yang meliputi Kecamatan Ngantru, Tulungagung dan Kedungwaru.

"Karena kami melihat ada upaya yang disengaja dan sistematis, untuk memindahkan suara antar partai, untuk itu kita berencana membawa kasus ini ke jalur hukum," ujarnya, Rabu (1/5/2019).

Karena kalah tiga suara dari PAN, maka jatah kursi ke 10 DPRD Tulungagung dari Dapil satu menjadi hak PAN. Padahal dari perhitungan awal, Partai NasDem unggul sekitar 50 suara dibanding PAN. Menurut Ahmad Djadi, hanya orang kawakan yang bisa mendesain perpindahan suara antar partai.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami sudah tahu indikasi siapa yang terlibat dalam pengaturan ini. Namun secara formal akan kami wujudkan dalam langkah hukum," ujarnya.

Sebelumnya NasDem berhasil membuktikan perpindahan 120 suara milik PKB ke PAN di Kecamatan Ngantru. Rinciannya, 60 suara di Desa Ngantru dan 60 suara di Desa Srikaton. Perpindahan ini bisa direvisi di tingkat rekapitulasi Kabupaten. Namun untuk yang di wilayah Kecamatan Kedungwaru protes dari NasDem tidak membuahkan hasil sehingga saksi enggan menandatangani hasil rekapitulasi.

"Kita akan berkoordinasi dengan DPW dan DPP untuk melanjutkan kasus ini ke ranah hukum," tukasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.