Rabu, 17 Jun 2026 06:26 WIB

Banjir Rendam Tiga Desa di Mojokerto, Tinggi Air Capai 80 Sentimeter

Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto
Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto

jatimnow.com - Puluhan rumah di tiga desa Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto terendam banjir, Rabu (1/5/2019). Tiga desa terdampak luapan Sungai Kali Lamong itu adalah Talunblandong, Pulorejo dan Banyulegi.

Sungai Kali Lamong itu meluap diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dawarblandong mulai Selasa (30/4/2019) malam hingga Rabu (1/5/2019) dinihari.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Pantauan jatimnow.com, banjir terparah ada di Desa Pulorejo dan Banyulegi yaitu dengan ketinggian air 80 sentimeter atau sepinggang orang dewasa.

"Banjir datang sekitar pukul 03.00 Wib. Ya, karena hujan semalam di Dawarblandong. Ada 20 rumah warga terendam dan harus mengevakuasi barang berharga," kata Kepala Dusun Banyulegi, Jari, Rabu (1/5/2019) siang.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Di Desa Pulorejo, kondisi hampir sama yaitu 15 rumah terendam air sehingga aktivitas warga setempat lumpuh. Tercatat sudah lima kali banjir merendam Dawarblandong hanya dalam waktu bulan April saja.

"Banjir hari ini yang terparah, karena banyak rumah yang terendam dan air lebih tinggi dari banjir sebelumnya," ujar Leli, salah seorang warga.

Sedangkan di Desa Talunblandong, banjir memutus akses jalan karena Jembatan Talun di desa setempat belum diperbaiki.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kami sudah kirim bantuan berupa mie instan, lauk pauk dan selimut untuk warga. Kami juga bangun dapur umum," tambah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Zaini.

Hingga pukul 15.00 Wib, Tim BPBD, Tagana, TNI dan Polri masih memantau lokasi banjir serta membantu mengevakuasi barang-barang milik warga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.