Rabu, 10 Jun 2026 23:23 WIB

BNPB: Perempuan Jadi Guru Kesiapsiagaan Bencana

Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur Jatim Khofifah cek peserta apel kesiapsiagaan  bencana di Malang
Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur Jatim Khofifah cek peserta apel kesiapsiagaan bencana di Malang

jatimnow.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama jajaran BPBD Provinsi Jawa Timur gelar simulasi penanganan bencana di Lapangan Rampal, Kota Malang, Selasa (30/4/2019).

Simulasi digelar dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana Provinsi Jawa Timur, melibatkan berbagai elemen. Terdiri dari kaum disabilitas, perempuan lansia, dan kaum berkebutuhan khusus untuk menghadapi bencana dan proses evakuasi.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Disaksikan langsung oleh Kepala BNPB Doni Monardo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, terlihat kesiapan dan ketangkasan petugas BPBD berkolaborasi dengan relawan dan tim SAR menolong korban.

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan apel dan simulasi ini sebagai upaya untuk melatih dan menyiapkan sumber daya manusia baik dari BPBD maupun masyarakat.

"Latihan kesiapsiagaan sebagai upaya untuk mencegah dan meminimalisir adanya korban saat bencana terjadi. Meski yang paling penting adalah langkah mitigasi kebencanaan," ujarnya.

Ia menyebut simulasi dan mitigasi harus terus disosialiasasikan ke masyarakat terutama ke kaum perempuan.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

"Perempuan sebagai guru kesiapsiagaan bencana. Seorang ibu memiliki sifat melindungi aktif dalam kelompok sosial. Kurangnya pemahaman penanganan dan keinginan menolong keluarganya meski tidak memiliki kapasitas dan kemampuan. Maka di hari kesiapsiagaan dan simulasi kali ini kita libatkan perempuan dan ibu - ibu supaya mengerti," jelasnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut provinsi dengan kontur alam yang ada cukup rawan dengan bencana yang muncul.

Mantan Menteri Sosial ini menyebut perlu adanya sinergisitas antar lembaga untuk memperkuat dan mempercepat saat terjadi bencana.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

"Sinergisitas harus semakin kuatkan kapasitasnya. Kita perkuat mitigasi dan sensivitas kita melihat gejala - gejala alam yang ada di masing - masing daerah," kata Khofifah.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.