Jumat, 19 Jun 2026 12:35 WIB

TNI AU Bakal Ganti Pesawat Tempur F-5 ke Generasi 4,5

Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto memimpin upacara di halaman Lanud Iswahyudi Maospati Magetan
Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto memimpin upacara di halaman Lanud Iswahyudi Maospati Magetan

jatimnow.com HUT ke 72 TNI Angkatan Udara (AU) membawa kabar baik bagi alutsista Indonesia.

Pasalnya, dalam sambutan tertulis Kasau yang dibacakan oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto menjelaskan rencana penambahan pesawat pengganti F-5 itu

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, Pemerintah Diminta Intervensi Maskapai

Dalam sambutan tertulisnya, Kasau memastikan bahwa akan terus berusaha untuk segera mewujudkan terpenuhinya pengadaan alutsista Angkatan Udara.

Salah satunya adalah pesawat tempur pengganti F-5 dengan pesawat tempur generasi empat setengah (4,5).

“Selain itu, pesawat angkut berat, pesawat multipurpose amphibious, pesawat helikopter angkut berat, pesawat tanpa awak (UAV), Radar GCI, senjata udara dan rudal penangkis serangan udara serta fasilitas, sarana prasarana lainnya," kata Djoko membacakan sambutan Kasau saat upacara di halaman Lanud Iswahjudi Maospati, Magetan, Senin (9/4/2018).

Djoko menjelaskan TNI AU saat ini memasuki pengujung Rencana Strategis (Renstra) III tahun 2015-2019.

Baca Juga: Lewat KKRI 2026, TNI Tanamkan Disiplin dan Nasionalisme Pelajar Jember

Makanya, pihaknya juga merencanakan mengganti pesawat Hawk 100/200 dengan pesawat tempur yang lebih canggih dan modern, pesawat tanker, Awacs hingga pembangunan Network Centric Warfare saat Renstra IV.

"Oleh karena itu, di pengujung Renstra IV, TNI AU akan mampu memantapkan jati diri sebagai tentara profesional dengan peralatan dan alutsista modern, untuk siap dihadirkan di mana saja dan kapan saja," pungkasnya.

 

Baca Juga: Foto: Aksi Dramatis Korps Marinir Guncang Jakarta

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.