Minggu, 21 Jun 2026 13:52 WIB

Sebut Suaranya Dialihkan, Seorang Caleg PKB Tulungagung Lapor Bawaslu

Mashud, Caleg PKP Tulungagung menunjukkan laporanya ke Bawaslu
Mashud, Caleg PKP Tulungagung menunjukkan laporanya ke Bawaslu

jatimnow.com - Seorang Calon Legilatif (Caleg) PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Tulungagung melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat setelah merasa suara pemilihnya berkurang saat rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Caleg bernama Mashud ini mengaku suaranya berkurang. Mashud yang juga menjadi Ketua Komisi A DPRD Tulungagung periode 2014-2019 ini juga menyebut suara yang diperolehnya tersebut hilang di beberapa TPS di wilayah Kecamatan Rejotangan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berdasarkan salinan rekap formulir C1, kata Mashud, seharusnya ia mendapat 71 suara. Namun saat proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan Rejotangan, suaranya berkurang menjadi 22 suara.

"Sedangkan ada caleg lain dari PKB yang seharusnya mendapatkan 844 suara bertambah menjadi 1152 suara," ujar Mashud, Minggu (28/4/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sebelum melaporkan ke KPU dan Bawaslu, Mashud sebelumnya sudah mengisi formulir keberatan di tingkat kecamatan. Pengisisan formulir keberatan tersebut sesuai dengan petunjuk dari Panwascam setempat. Namun karena tidak puas, Mashud kemudian melapor ke Bawaslu.

"Harapan kita nanti pada waktu rekapitulasi di tingkat kabupaten bisa dilakukan penghitungan suara ulang," imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu Ketua Bawaslu Tulungagung, Fayakun menjelaskan, hingga saat ini masih melakukan pendalaman terkait laporan ini. Menurutnya, perselisihan hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan masih bisa diperbaiki di tingkat kabupaten dengan menunjukkan bukti yang ada

"Kalau untuk penghitungan ulang itu ada mekanisme dan peraturan sendiri, tapi yang jelas kita masih mempelajari kasus ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.