Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Jokowi Juga Menang dalam Coblos Ulang Dua TPS di Kota Malang

Pencoblosan ulang di TPS 14 Kelurahan Penanggungan, Kota Malang
Pencoblosan ulang di TPS 14 Kelurahan Penanggungan, Kota Malang

jatimnow.com - Tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Malang menggelar pencoblosan atau Pemungutan Suara Ulang (PSU), Kamis (24/4/2019). Satu TPS PSU untuk pemilihan legislatif (pileg), dua lainnya PSU untuk pemilihan presiden (pilpres).

TPS yang menggelar PSU untuk pileg yaitu TPS 9 Bunulrejo. Dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 195 pemilih, yang hadir di PSU 131 orang. Jumlah itu menurun dibanding coblosan 17 April 2019 lalu dengan total pemilih 170 orang.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Sementara dua TPS yang menggelar PSU untuk pilpres yaitu TPS 17 Sukoharjo dan TPS 14 Kelurahan Penanggungan. Di dua TPS ini, perolehan suara Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin unggul dibanding Paslon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Untuk PSU di TPS 17, tercatat 175 pemilih hadir dari total 262 pemilih yang tercatat dalam DPT. Jumlah itu menurun dibanding coblosan 17 April 2019 lalu dengan kehadiran pemilih 218 orang.

Baca juga:  Coblos Ulang di TPS 006 Ponorogo, Suara Jokowi Tetap Ungguli Prabowo

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Di TPS 17 ini, suara Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan 115 suara, sedangkan Prabowo-Sandi mendapat 60 suara. Sementara satu suara dinyatakan tidak sah.

Penurunan pemilih juga terjadi dalam PSU di TPS 14. Dari sebelumnya yang hadir pada coblosan 17 April 2019 lalu sebanayak 220 pemilih, menjadi 181 pemilih. Sedangkan DPT di TPS ini sebanyak 268 pemilih.

Di TPS ini, Paslon Jokowi-Ma'ruf juga unggul dengan perolehan 138 suara. Sedangkan Paslon Prabowo-Sandi mendapat 41 suara. Sidangnya dua suara tidak sah.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Azhari Husein mengatakan, penurunan kehadiran dalam PSU itu memang suatu hal yang wajar. Selain karena bukan merupakan hari libur, beberapa pemilih yang domisili di sekitar TPS juga sedang berada di luar kota.

"Itu konsekuensi partisipasinya lebih rendah dari kemarin, yang kita terima itu sebagai hasil yang sah. Teman-teman KPPS sudah berusaha maksimal untuk mensosialisasikan dan mengundang pemilih hadir. Ini termasuk tinggi melihat tingkat partisipasi pemilihnya," jelas Azhari.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.