Jumat, 19 Jun 2026 06:03 WIB

Berharap Muncul Kuliner Khas, Pemkab Ponorogo Gelar Festival Jajanan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 21 Apr 2019 17:10 WIB
Bupati Ipong saat mengunjungi stan di Festival Jajanan Ponorogo
Bupati Ipong saat mengunjungi stan di Festival Jajanan Ponorogo

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo terus menggali potensi masyarakatnya untuk menemukan makanan yang dapat menjadi ciri khas di kota reog tersebut. Penggalian tersebut dengan menggelar Festival Jajanan Ponorogo.

"Kalau kesenianya jelas ada reog. Tapi kalau makanan belum ada yang khas. Sebut saja jika sate, di Madura juga ada sate," kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni saat membuka Festival Jajanan Ponorogo, Minggu (21/4/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Denggan menggelar Fesitval Jajanan seperti ini, lanjut Ipong, diharapkan muncul kreasi jajanan baru yang mampu menjadi ciri khas di Ponorogo.

"Tapi ya itu tadi tidak ada yang paling khas. Jadi harapan saya nanti muncul makanan paling khas di Ponorogo," harapnya.

Ia mencontohkan, Pempek Palembang, makanan tersebut menurutnya sudah dikenal dimanapun sebahai makanan khas Plembang. Juga Bakpia Patok dari Yogyakarta.

Ia menginginkan ada makanan khas dari Ponorogo seperti Pempek Palembang atau Bakpia Patok Yogyakarta. 

Baca Juga: Rujak Uleg King Salmon, Inovasi Mewah Excotel di Festival Rujak Uleg 2026

"Pengennya demikian. Makanya ada Festival ini," tegasnya.

Dari 21 stan yang mengikuti festival ini, menurut Ipong belum ada yang sesuai harapan. Karena rata-rata makanan yang ada hampir mirip dengan makanan khas dari kota lain.

Sebenarnya, lanjut ia, jaman dahulu Ponorogo terkenal dengan rangginang. Namun saat ini, sudah banyak yang memproduksinya juga.

"Yang khas lagi sebenarnya ada lempeng ketan. Tapi disini ndak ada," keluhnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara itu, Ketua PKK Ponorogo Sri Wahyuni mengaku dari stand 21 yang ada, terdapat 1 makanan yang paling khas, yakni jajanan yang bernama punten.

Menurutnya jajan punten Ponorogo berbeda dengan yang lain. Karena berasal dari beras ketan dan santan.

"Makanannya pun bersama tempe keripik. Jadi lebih nikmat," tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.