Sabtu, 20 Jun 2026 12:06 WIB

Polri: Jangan Terpancing Konten Provokasi di Medsos soal Pemilu

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terhasut oleh konten-konten bernuansa provokatif yang bersliweran di media sosial (medsos).

"Masyarakat diminta tetap tenang, bijak, tidak langsung percaya konten-konten yang disebarkan di media sosial, apalagi dari akun anonim yang tidak terverifikasi," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dari hasil patroli siber semalam hingga pagi tadi, polisi menemukan adanya tren peningkatan penyebaran konten-konten bernuansa provokasi di media sosial, terutama paska hasil hitung cepat Pilpres 2019 diketahui.

"Ada tren peningkatan. Biasanya ada 10-15 akun yang menyebarkan konten provokasi. Ini dari semalam hingga pukul 09.00 pagi hari ini ada peningkatan sekitar 40 persen," katanya.

Konten provokatif yang disebarkan oleh sejumlah akun di medsos itu berupa teks, foto, video maupun suara yang isinya ajakan kepada masyarakat untuk melakukan kerusuhan atau berbuat onar.

"Banyak video yang viral baik di Youtube, Instagram, Facebook maupun yang disebar di WhatsApp Group. Ini sedang kami monitor," ujarnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) agar akun-akun penyebar provokasi itu diblokir. Polri berupaya mengidentifikasi akun-akun tersebut untuk mengetahui identitas pemiliknya.

"Sebelum melakukan penegakan hukum, kami melakukan profiling dan identifikasi terhadap akun-akun tersebut," katanya.

Pihaknya pun meminta masyarakat agar segera melapor ke kepolisian terdekat bila mendapat informasi provokatif.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

"Masyarakat yang mendapat share konten-konten itu tolong segera infokan ke aparat terdekat atau gunakan aplikasi Kominfo untuk mengecek konten hoaks," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.