Senin, 15 Jun 2026 21:58 WIB

Film Edukasi Pemilu 2019 Diluncurkan dari Madura

Iklan masyarakat edukasi pemilu dari Fisib UTM
Iklan masyarakat edukasi pemilu dari Fisib UTM

jatimnow.com - Jelang pemungutan suara 17 April, dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya (Fisib) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berkolaborasi membuat dan meluncurkan iklan layanan masyarakat tentang edukasi pemilu.

Dekan Fisib UTM, Surokim Abdus Salam mengatakan sudah ada tiga seri iklan yang diluncurkan untuk tahap pertama kali ini.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

"Upaya ini merupakan bentuk peran serta civitas academica Fisib UTM agar pemilu lebih baik di Madura. Sebagai fakultas yang konsen dengan pemberdayaan dan keswadayaan politik masyarakat di Pulau Garam," tulis Surokim dalam rilis yang diterima jatimnow.com, Minggu (14/4/2019).

Dengan iklan layanan ini, maka masyarakat merasa terpanggil agar problem pemilu jujur di Madura bisa diurai. Hingga kini, pemilu bersih dan jujur masih belum mengakar dan cenderung masih menjadi barang mainan.

"Kondisi ini tentu menyedihkan bagi masyarakat kampus yang punya tanggung jawab untuk mendorong politik bermartabat dan berdaulat di Madura," ujarnya.

Surokim berharap melalui iklan ini bisa mengedukasi pemilih Madura agar lebih cerdas dan rasional dalam memberikan suaranya.

"Tidak dimungkiri hingga kini Madura terus menerus menjadi sorotan dan catatan merah hingga melahirkan cibiran masyarakat karena praktik-praktik pemilu tidak jujur," terusnya.

Sementara itu, Selamet Hendra Riyadi selaku ketua BEM FISIB mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam edukasi politik ini bagian dari bentuk keprihatinan sekaligus solusi sumbang peran untuk perbaikan pemilu di Madura.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

"Kami ingin menumbuhkan optimisme anak muda Madura untuk pemilu yang lebih baik. Kita berharap agar pemilu di Madura tidak lagi menjadi sorotan dan harkat martabat masyarakat Madura yang jujur dan religius bisa tergambar dalam hasil pemilu," kata Selamet.

Iklan edukasi politik ini mengusung slogan #pemilu madura lebih baik, #mari memilih jgn dipilihkan, #mari mencoblos jangan dicobloskan.

Pada beberapa bagian iklan disertai dengan bahasa dan dialek Madura. Seri pertama film berisi ajakan untuk memilih tidak golput, seri 2 ajakan untuk pemilu bersih dan seri 3 pemilu bersih anti money politik.

 

Baca Juga: Merawat Kampus Agar Tetap Bersuara

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.