Rabu, 17 Jun 2026 01:20 WIB

Disambar Petir, Kubah Musala di Banyuwangi Nyaris Runtuh

Kubah atau atap musala di Banyuwangi yang nyaris runtuh tersambar petir
Kubah atau atap musala di Banyuwangi yang nyaris runtuh tersambar petir

jatimnow.com - Sebuah musala di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi rusak disambar petir. Kubah musala di lingkungan Pondok Pesantren Baitul Atiq tersebut nyaris runtuh.

Petir menyambar musala sekitar pukul 14.30 Wib pada Kamis (11/4/2019). Beberapa rumah di sekitar lokasi turut terimbas sambaran petir.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ustaz Pondok Pesantren Baitul Atiq, H Sholehuddin mengatakan, kemarin mulai pukul 14.00 Wib terjadi hujan lebat yang disertai petir. Saat itu, proses pembelajaran mengaji yang diikuti 40 an santri tengah dilangsungkan.

"Karena saya khawatir, feeling kok gak enak para santri saya pulangkan agak cepat," katanya ditemui di lokasi, Jumat (12/4/2019).

"Setelah pulang semua, posisi saya sudah di rumah, tidak lama setelah itu terdengar suara petir sangat keras. Ada aliran listrik terlihat merah seperti terbakar dan dua meteran listrik di musala hancur," tambah Ustaz Sholeh yang rumahnya berjarak sekitar 10 meter sebelah timur musala itu.

Baca Juga: BMKG Minta Puluhan Daerah di Jatim Waspadai Hujan Lebat dan Petir Hari Ini

Ketua Yayasan Ponpes Baitul Atiq Mohamad Nasih menambahkan, kejadian tersebut juga berdampak kepada beberapa tetangga di sekitar musala. Yakni, puluhan televisi milik tetangga di sekitar musala termasuk amplifier musala rusak.

"Selain kubah yang hancur dan dua meteran yang meledak. Ada puluhan tv milik tetangga juga ikut rusak," sebutnya.

Menurutnya, bagian plafon dan penyangga kubah juga harus dibongkar karena dinilai rawan runtuh. Sebab, dia menduga, dengan suara ledakan petir yang terdengar hingga di radius 50 meter itu menyebabkan keropos pada kayu penopang kubah.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ya rencananya kita bongkar kubahnya. Kalau perkiraan kami kerugiannya sekitar Rp 40 juta," ujarnya.

Camat Rogojampi, Nanik Machrufi membenarkan jika beberapa wilayah Rogojampi dilanda hujan dengan intensitas tinggi disertai petir.

"Kalau petir ini kan di luar dugaan kita, untung anak-anak ini selesai ngaji segera pergi. Dan Musala ini sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi sebentar lagi bulan puasa dan harus segera diperbaiki," tegas Nanik.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.