Jumat, 19 Jun 2026 17:31 WIB

15 Orang Terciduk Razia, Kumpul Kebo hingga Terlibat Pesta Miras

Anggota Satpol PP dibantu polisi melakukan pendataan terhadap pasangan yang teciduk razia di Ponorogo
Anggota Satpol PP dibantu polisi melakukan pendataan terhadap pasangan yang teciduk razia di Ponorogo

jatimnow.com - Sebanyak 15 orang diduga kumpul kebo dan pesta minuman keras (miras) diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo, Kamis (11/4/2019). 15 orang tersebut diciduk saat Satpol PP merazia sejumlah tempat kos yang ada di Ponorogo.

"Kami mengamankan 15 orang, 7 laki-laki dan 8 perempuan," kata Kasatpol PP Ponorogo, Supriyanto.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari 15 orang tersebut, 3 pasang atau 6 orang diduga kumpul kebo, sedangkan 4 orang lainnya terlibat pesta miras serta 5 orang tidak mempunyai KTP. Selain itu petugas juga menemukan senjata tajam.

Untuk pasangan diduga kumpul kebo dan tidak ber-KTP, diamankan di tempat kos Jalan Barong. Sementara yang pesta miras dan menyimpan senjata tajam berupa badik, diamankan dari sebuah tempat kos di Jalan Imam Bonjol.

Supriyanto menjelaskan, 15 orang tersebut kemudian diperiksa kesehatannya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) yang didatangkan Satpol PP.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Razia kali ini menggandeng Dinas Kesehatan. Apalagi kan pemberitaan beberapa hari lalu menyebutkan penderita HIV bertambah," tambahnya.

Sedangkan 4 orang yang terbukti menggelar pesta miras diserahkan ke Polres Ponorogo untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Kalau yang pesta miras kami limpahkan Polres Ponorogo beserta yang kedapatan menyimpan badik," urainya.

Untuk 5 orang yang tidak mempunyai KTP dilakukan pendataan dan tanda tangan surat pernyataan kemudian dipulangkan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.