Selasa, 16 Jun 2026 09:40 WIB

Unik, Seniman di Banyuwangi ini Jadikan Rambut Sebagai Lukisan

 Ahmad Dimyati saat melukis gambar Bung karno menggunakan media rambut
Ahmad Dimyati saat melukis gambar Bung karno menggunakan media rambut

jatimnow.com - Seorang pelukis di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, menjadikan rambut sebagai media berekspresi. Karya yang dihasilkan seniman ini berbeda dengan lukisan pada umumnya.

Pelukis rambut ini bernama Ahmad Dimyati atau yang akrab disapa Enang Rambut. Galeri sekaligus rumahnya beralamat di Jalan Anggrek nomor 15 Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Enang mulai menekuni lukisan dari rambut itu di medio akhir tahun 2014. Secara tak sengaja, rambutnya yang gondrong menempel ke kanvas karena tersapu kipas angin, saat melukis menggunakan cat.

"Awal-awal ngelukis sama cat, tiba-tiba rambut saya nempel, langsung punya inspirasi dan cari rambut ke tukang cukur, langsung tak bikin," ujar Enang saat ditemui di rumahnya, Rabu (10/4/2019).

Bapak satu anak itu pun mulai menceritakan, bahwa lukisan awalnya dari rambut, menggambar seekor kucing. Menggunakan peralatan seperti cetok kecil, alat pencabut bulu, lem perekat, dan rambut.

"Gambarnya sekarang di Surabaya, di beli teman saya. Waktu itu, 2014 sekitar bulan November dihargai Rp 1 juta sama teman saya. Padahal saya nggak matok harga," kata dia.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Menurutnya, tingkat kesulitan melukis antara cat dengan rambut lebih sulit rambut. Sebab, kata dia, terkadang rambut yang akan dicampur dengan lem khusus yang dibuatnya itu berkumpul, yang disebutnya mbundel-mbundel atau sulit di cecer.

Melukis dengan rambut, lanjutnya, membutuhkan ketelitian yang lebih tinggi. Karena jika ada kesalahan tidak bisa dirubah. Untuk membuat satu lukisan yang berukuran 90x70 sentimeter, membutuhkan waktu antara 2 hingga 7 hari, tergantung tingkat kerumitannya.

"Tapi kalau ada yang keliru asal masih basah lemnya, bisa diperbaiki," akunya.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Untuk sebuah lukisan yang berukuran 90x70 sentimeter itu, kata pria yang mengaku mengidolakan Bung Karno itu, dibanderol seharga Rp 2 sampai 5 juta. Mengukur tingkat kedetailannya objek gambar.

"Saya punya lukisan keluarga Bung Karno yang dari rambut, saya buat karena saya ngefans ke beliau. Lebarnya 2 meter, panjangnya 1,5 meter. Itu saya buat awal tahun 2015 selama sebulan," kata Enang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.