Kamis, 18 Jun 2026 06:20 WIB

Biaya Pengobatan Anak Gratis, Ibu di Tulungagung Ini Urung Jual Ginjal

Rafika Dewi menunggu anaknya yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung
Rafika Dewi menunggu anaknya yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung

jatimnow.com - Rafika Dewi, (25) mengurungkan niatnya untuk menjual ginjal demi biaya pengobatan bayinya usia 47 hari yang mengalami infeksi pusar. Kepastian tersebut disampaikan oleh Rafika usai bertemu dengan manajemen RSUD dr Iskak Tulungagung yang berencana menggratiskan semua biaya pengobatan.

"Rencana tersebut sudah saya batalkan karena kami sudah mendapatkan banyak bantuan," katanya, (8/4/2019).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rafika mengaku mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak, pasca unggahan statusnya di media sosial (medsos) Facebook menjadi viral. Meskipun begitu tidak sedikit warganet yang menghujat statusnya, dan beranggapan hanya mencari sensasi saja. Namun hal tersebut tidak terlalu dipikirkan oleh Rafika.

"Status tersebut saya unggah karena bingung, pihak keluarga sudah berusaha mencari solusi namun belum ketemu," ujarnya.

Baca juga: 

Unggahan status Rafika Dewi (25) yang menawarkan ginjalnya untuk biaya perawatan anaknya diunggah, Sabtu (6/4) langsung mendapat tanggapan beragam dari warganet.

Tidak sedikit yang memberikan dukungan bagi Rafika namun banyak juga yang menghujat unggahan tersebut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Salah seorang warganet, Lisa Putri mengaku tergerak hatinya untuk melihat kondisi anak Rafika, yang dirawat di ruang Wijaya Kusuma RSUD dr Iskak Tulungagung. Lisa mengetahui informasi ini dari unggahan Rafika yang dibagikan di banyak grup facebook.

"Apalagi saya juga asli dari Lampung seperti Rafika, jadi saat statusnya viral saya ingin melihat langsung kondisinya dan memberikan support," kata Lisa.

Ia memberikan bantuan berupa kebutuhan pasien, serta uang dari hasil sumbangan beberapa donatur. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban Rafika, yang sempat putus asa karena tidak mempunyai uang untuk membayar biaya perawatan anaknya.

"Ini murni kita ingin membantu saja sebagai bentuk solidaritas, tidak ada lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.