Sabtu, 20 Jun 2026 03:17 WIB

Laga Persebaya vs Arema FC, Polisi Akan Sweeping Penonton Tanpa Tiket

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan

jatimnow.com - Pola pengamanan dalam pertandingan final Piala Presiden antara Persebaya VS Arema FC di Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (9/4/2019) akan diberlakukan sama.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan pola pengamanan dilakukan mulai di jalan-jalan dan pintu masuk Kota Surabaya. Polisi juga akan melakukan razia di seputaran dan di dalam stadion GBT untuk mensweeping penonton yang tidak memiliki tiket namun memaksa untuk masuk.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Kita lakukan mulai pagi sore malam dan besok-besok untuk sweeping itu. Itu kami lakukan untuk membatasi suporter yang tidak memiliki tiket atau suporter yang tidak punya niatan bonek. Kalau Bonek Bonita, saya yakin punya tiket semua dan akan masuk memenuhi GBT. Di luar ini harus kita perhatikan supaya mereka tidak membuat kekacauan, " kata Kombes Pol Rudi, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Pengamanan Laga Persebaya vs Arema FC, Polisi Terjunkan 3500 Personel

Menurutnya, pengamanan akan dilakukan pada hari ini. Selain pengamanan jalan, tambah polisi juga akan mensterilkan stadion dan area stadion sebelum pertandingan digelar.

"Pengamanan akan dimulai hari ini hingga pertandingan besok. Jadi petugas sudah mulai berjaga di perbatasan. Lebih dulu kita akan sterilkan stadion dan luar stadion sebelum pertandingan besok," ujarnya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Untuk arus lalu lintas, Rudi menerangkan nantinya di daerah Perak, Asemrowo, Branjangan, Romokalisari dan Gresik, akan terjadi pembatasan kendaraan besar dari pagi hingga pertandingan dimulai.

Ia menghimbau kepada pengemudi kendaraan besar untuk tidak melewati Simpang Romokalisari dan Branjangan.

"Untuk lalu lintas, tolong diinformasikan kepada semuanya karena nanti dilarang masuk dari Branjangan menuju Romokalisari dan Pakal. Setelah selesai pertandingan jalur digunakan semuanya untuk keluar," pungkasnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.