Senin, 15 Jun 2026 05:14 WIB

Wapres Jusuf Kalla di Malang: Kebersamaan Bisa Majukan Bangsa

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembukaan Festival Kebangsaan II di Universitas Muhammadiyah Malang
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat pembukaan Festival Kebangsaan II di Universitas Muhammadiyah Malang

jatimnow.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menekankan seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk terus bersatu merajut kebangsaan di tengah perbedaan sebagai negara dan bangsa.

Menurutnya, sebagai negara ada batasan, sementara bangsa tak mempunyai batasan yang membatasi hanya sejarah dan kebersamaan.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Negara dan bangsa ada batasnya, bangsa tidak mempunyai batasan, batasannya sejarah, kebersamaan, walaupun kita berbeda tapi tetap satu. Indonesia punya kekhasan yang tidak dipunyai oleh negara lain," jelas Wapres Jusuf Kalla saat membuka Festival Kebangsaan II di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kabupaten Malang, Sabtu (6/4/2019).

Jusuf Kalla menambahkan, sebagai negara dan bangsa, Indonesia mempunyai modal yang cukup besar asalkan seluruh elemen di bangsa ini harus mau bersamaan untuk memajukan Indonesia.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"NU, Muhammadiyah dan katolik hidup berdampingan untuk kebangsaan, negara punya batas, bangsa tidak punya batas. Yang membatasi hanya kemauan kebersamaan, karena hanya dengan kebersamaan yang bisa memajukan bangsa ini," bebernya.

Di UMM, Jusuf Kalla didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Monardo, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Malik Fajar dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Selain itu, Jusuf Kalla beserta rombongan juga meresmikan beberapa proyek infrastruktur kampus seperti Gedung Kuliah Bersama, Jembatan Sengkaling yang berada di kompleks UMM.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.