Selasa, 16 Jun 2026 14:42 WIB

9 Pohon Sonokeling Berusia 20 Tahun di Tulungagung Hilang Dibalak

Tim gabungan dari Pemprov Jatim dan Pemkab Tulungagung pangkal pohon sonokeling yang dibalak ilegal
Tim gabungan dari Pemprov Jatim dan Pemkab Tulungagung pangkal pohon sonokeling yang dibalak ilegal

jatimnow.com - Sebanyak 9 pohon sonokeling yang berumur di atas 20 tahun di Tulungagung ditebang orang tak dikenal. 9 pohon itu berlokasi di pinggir jalan di sepanjang Jalan Tulungagung-Blitar.

Pembalakan ilegal itu akhirnya dilaporkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, karena lokasi pohon yang dibalak berada di sekitar jalan nasional. Atas laporan itu, Pemprov Jatim mengirimkan tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Apalagi, pohon jenis ini meskipun tidak dilindungi, tapi masuk dalam kategori Apendix II yang pembalakan dan perdagangngannya harus dikontrol untuk menghidari kepunahan. Pemprov mengirim Dinas Kehutanan, Dinas PU Bina Marga, serta Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) ke lokasi.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Dewi Putriatni menuturkan, timnya masih akan melakukan evaluasi dan identifikasi di lokasi. Sebab letak pohon sonokeling yang dibalak tersebut berada di pinggir ruas jalan nasional.

"Kita pelajari dulu ini lahannya milik siapa, apakah masuk ruang milik jalan provinsi atau pusat," ujar Dewi, Rabu (3/4/2019).

Tim itu juga melakukan pengukuran diameter pohon yang dibalak. Dari hasil identifikasi sementara, diduga pohon-pohon tersebut berumur di atas 20 tahun. Di pasar internasional, kayu jenis ini memiliki nilai jual yang sangat tinggi, bahkan ada yang menyebut lima kali lebih mahal dari kayu jati.
"Harganya termasuk tinggi terutama di pasar internasional, kayu ini memiliki tekstur warna yang khas dan unik," imbuhnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sesuai prosedur, untuk memotong kayu Sonokeling ini membutuhkan prosedur khusus, di antaranya mendapatkan izin dari BKSDA. Nantinya petugas akan datang untuk mengecek kondisi kayu dan memastikan titik kordinatnya. Namun, dalam kasus di Tulungagung ini, tidak ada surat izin dari BKSDA maupun instansi lain.

"Untuk itu kita masih akan melakukan penyelidikan lagi," tegasnya.

Sementara itu, Koordintor Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Mangkubumi, Ichwan Mustofa mengatakan, dari hasil pendataan terdapat 9 titik pembalakan kayu Sonokeling di wilayah Tulungagung. Lokasi pembalakan semuanya terletak di pinggir ruas jalan nasional.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Ichwan berharap Pemprov Jatim bisa segera menemukan oknum pelaku pembalakan ilegal yang diduga dilakukan sepekan lalu.

"Ini sudah melanggar aturan dan tidak sesuai prosedur karena tidak ada surat resminya," pungkas Ichwan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.