Sabtu, 13 Jun 2026 03:09 WIB

Gus Romy ke Banyuwangi, Bupati Anas Pamerkan Smart Kampung

  • Penulis :
  • | Kamis, 05 Apr 2018 18:40 WIB
Ketika Romahurmuziy blusukan dengan Bupati Azwar Anas
Ketika Romahurmuziy blusukan dengan Bupati Azwar Anas

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memamerkan program Smart Kampung ke anggota DPR RI Komisi XI, Romahurmuziy saat ke Banyuwangi. 

Di Desa Blimbingsari itulah, politisi yang biasa disapa Gus Romy ini mengaku takjub setelah mengetahui bahwa segala bentuk pelayanan administrasi yang berbasis Teknologi Informasi (TI) di Banyuwangi, Kamis (5/4/2018).

Baca Juga: Kerap Dibuat Mesum, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Alun-alun Lamongan.

Bupati Anas mengatakan, sejak diluncurkan Mei 2016 oleh Menkominfo Rudiantara, kini Banyuwangi dari jumlah 189 desa. 133 diantaranya teraliri internet berbasis serat optik (fiber optic) untuk mendukung program smart kampung.

”Ada tujuh kriteria "Smart Kampung”, yaitu pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, pengembangan pendidikan dan seni-budaya, peningkatan SDM, pengentasan kemiskinan, dan melek informasi hukum. Semua itu ditopang TI,” jelas Anas memamerkan program tersebut kepada Gus Romy yang juga ketua PPP.

Program ini dinilai telah berhasil menjadikan desa menelurkan berbagai inovasi. Mulai dari program kesehatan, pelayanan administrasi publik, hingga pengelolaan wisata.

Menurut Anas, desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu besarnya dana desa dari pemerintah pusat dan alokasi dana desa dari pemerintah daerah harus dijadikan instrumen pemerintah desa berinovasi melayani warga.

”Inovasi layanan pun, kini makin beragam. Kantor desa buka malam hari, ada yang buka Sabtu-Minggu," kata dia.

Selain itu, ada desa yang punya ambulan hasil modifikasi, ada desa yang Bumdesnya menggandeng Bulog memasarkan kebutuhan pokok warga.

"Kini antar desa berkompetisi memberikan yang terbaik bagi warganya,” terang Anas.

Baca Juga: 2 Festival di Banyuwangi Kembali Masuk Agenda Nasional KEN 2025

Mendengar penjelasan Anas, Romy mengaku takjub dengan pelayanan hingga pedesaan.

Adanya transparansi publik terlihat di Smart Kampung ini dengan penggunaan teknologi informasi yang juga dapat dimanfaatkan untuk penunjang kontrol dan pengawasan anggaran APBD hingga di tingkat bawah.

"Masyarakat bisa melihat langsung pengguna dana desa dan besaran nilainya. Tak hanya itu, ini ruangan seperti loby hotel. Karena kalau biasanya di desa ya standar saja," ujar Romy.

Ia mengaku jika semua daerah memiliki Smart Kampung, anggaran dana desa dari pemerintah pusat akan bisa terserap dengan baik. Kontrol program ini menyatu dengan program pemerintah pusat untuk kesejahteraan rakyat di tingkat desa. 

Baca Juga: Ini Pesan Bupati Ipuk di Final Jebeng Thulik Banyuwangi 2024

"Sesuai dengan Nawacita Presiden. Ini program untuk mengawal pembangunan dari pinggiran," pungkasnya. 

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.