Minggu, 14 Jun 2026 10:27 WIB

Penghuni Kos Tewas Membusuk, Polisi Sita KTP Palsu

Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan identifikasi di TKP
Tim Inafis Polres Tulungagung melakukan identifikasi di TKP

jatimnow.com - Seorang laki-laki penghuni kamar kos di Kelurahan Tertek, Kabupaten Tulungagung ditemukan tewas membusuk, Jumat (29/3/2019). Dari hasil identifikasi, polisi menyita identitas berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) palsu.

Pemilik rumah kos, Puguh mengaku, korban baru menghuni kamar itu tersebut mulai 18 Maret 2019 lalu. Dari rekaman kamera CCTV yang ada di lokasi, diketahui korban terakhir kali terlihat masuk kamar pada 25 Maret.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Dia tinggal sendirian di kamar dan tidak pernah saya lihat mengajak orang lain masuk ke kamar," ungkap Puguh di lokasi kejadian.

Sementara, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendro Tri Wahyono menyebut, dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis, diduga korban meninggal dunia sejak 4 hari lalu.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami menyita KTP yang sudah kami kroscek ke alamat dalam KTP tersebut," terang Hendro.

Dari KTP yang diduga palsu yang ditemukan di kamar kos korban, tercatat nama Edi Sutrisno dengan alamat tingga di Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

"Sudah kami cek ke nama dan alamat dalam KTP itu, dan keluarga sesuai alamat KTP memastikan bahwa keluargnya yang bernama Edi Sutrisno masih hidup dan saat ini berada di Mojokerto," beber Hendro.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Setelah identifikasi selesai, Tim Inafis Polres Tulungagung mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr Iskak. Selain untuk mengunkap identitas korban yang sebenarnya, tim dokter rumah sakit juga akan melakukan visum atau autopsi untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban.

Selain menyita KTP palsu, Tim Inafis juga mengamankan sejumlah barang bukti yaitu empat botol air mineral, sepeda motor korban dan beberapa barang pribadi korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.