Sabtu, 13 Jun 2026 05:46 WIB

Pengamanan Pemilu 2019 di Tulungagung Simulasikan Kerusuhan Massa

Simulasi kerusuhan Pemilu 2019 di Tulungagung
Simulasi kerusuhan Pemilu 2019 di Tulungagung

jatimnow.com - Sosialisasi pengamanan Pemilu 2019 di Tulungagung memperagakan aksi massa yang berujung anarkis. Aksi ini dipusatkan di Mapolres Tulungagung, Kamis (28/3/2019).

Sebuah mobil yang mencuri kotak suara dalam Pemilu 2019 dihadang oleh polisi. Aksi perkelahian antara polisi dengan kawanan pencuri ini terjadi di jalan raya.

Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Polisi akhirnya berhasil melumpuhkan dan menahan dua orang pencuri. Namun tidak berapa lama kemudian ratusan masa pendukung salah satu paslon capres dan cawapres mendatangi Polres Tulungagung. Mereka meminta polisi membebaskan kedua pencuri ini.

Massa semakin beringas dan bersaha menerobos barikade polisi. Mereka melempari polisi dengan berbagai benda. Namun aksi mereka berhasil dibubarkan setelah polisi menembakkan water canon ke arah massa yang langsung membubarkan diri. Aksi ini merupakan gambaran simulasi pengamanan pemilu 2019, yang digelar oleh Polres Tulungagung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar menuturkan, simulasi ini merupakan gambaran pengamanan pemilu yang akan digelar pada 17 April mendatang. Dalam simulasi ini mereka juga menggambarkan penanganan kericuhan, saat pelaksanaan kampanye dan pada proses pencoblosan.

Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

"Kita mensimulasikan kesiapan personel dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan selama pemilu berlangsung," ujarnya, Kamis (28/03/2019).

Dari hasil pemetaan potensi kerawanan yang dilakukan oleh polisi, rata rata wilayah Tulungagung dinyatakan relatif aman. Tidak adanya gejolak selama masa kampanye ini menjadi salah satu indikator daerah tersebut kondusif.

"Termasuk nanti setiap dua TPS akan dikawal oleh satu polisi," imbuhnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Dalam pengamanan Pemilu 2019 nanti, polisi akan mengerahkan 700 personelnya. Jumlah ini belum termasuk tambahan anggota dari beberapa satuan lain seperti TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Linmas. Jumlah total anggota pengamanan pemilu 2019 sebanyak 8000 personil.

"Kita berharap pemilu bisa berjalan damai dan lancar serta tidak ada kericuhan," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

BMKG sarankan warga untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.