Kamis, 11 Jun 2026 12:43 WIB

Paksa Mendaki Gunung Bromo, Dicegah, Turis Banting Petugas

  • Penulis :
  • | Sabtu, 23 Mar 2019 11:54 WIB

jatimnow.com - Seorang petugas dibanting turis yang ngotot akan mendaki Gunung Bromo. Komentar pun mengalir beragam.

Perilaku tidak terpuji yang dilakukan wisatawan mancanegara itu terekam video dan diunggah di Instagram oleh akun @matajitu pada Jumat(22/3/2019) malam.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

Unggahan tersebut hingga Pukul 11.20 Wib, Sabtu (23/3/2019) sudah 1,028 views dan dibanjiri 48 komentar warganet.

"Kejadian hari ini seorang turis asing menunjukan arogansi nya,menganggap dirinya wisatawan lantas seenak-enaknya?kebetulan memang kawasan bromo masih dibuka untuk wisatawan tp dg radius jarak aman tertentu," tulis @matajitu dalam caption video ini.

Pada video tersebut, seorang turis pria yang berjaket dan berkacamata hitam memaksa mendaki Bromo, tapi berusaha dicegah petugas yang berkaus lengan panjang warna oranye

"Back, back," cegah sang petugas.

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

Meski sudah dihalangi oleh petugas, turis tetap memaksa. Bahkan terekam turis itu membanting petugas hingga jatuh ke tanah.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui website resminya merekomendasikan bahwa msyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 1 Km dari kawah puncak.

Status Gunung Bromo pada level II atau WASPADA). Gunung dengan ketinggian 2329 m dpl) mengalami erupsi, namun tidak menerus.

Warganet ada yang menuding peristiwa tersebut akibat faktor bahasa. Dan beragam lainnya.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026, Momentum Penguatan Budaya dan Harmoni Masyarakat Tengger

"Kelemahan petugas tidak bisa berbahasa inggris," tulis @kojackdoank.

@ipenk.oyes: Seharusnya juga dijelaskan dengan baik.. pastinya menggunakan bahasa Inggris yang bisa dipahami..kalo cuma "back" berkali kali tanpa penjelasan ya Turis itu nggak paham.. Salahnya si Turis sampai menjatuhkan si Bapak nya.. lainnya saya pikir karena miskomunikasi karena si Bapak tak menggunakan bahasa Inggris untuk menjelaskan.

Lain lagi dengan @ndom21. "Udah sih diemin aja... biar meleleh .. tanpa sign pun si bule harus update sblm daki' minimal dia tau kondisi lapangan' cuma turis bodoh yg ga mau update news kalo naik gunung' dr weather dsb. Kalo udah distop ma petugas harusnya dia paham apapun bahasanya' di jepang kudu bahasa jepang mereka malas inggris. Intinya jd turis jangan manjaaahh," tulisnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.