Senin, 22 Jun 2026 15:15 WIB

Jadi Korban Arisan Bodong, Ibu-ibu Muda di Trenggalek Lapor Polisi

Para ibu muda saat melaporkan pengelola arisan ke Polres Trenggalek
Para ibu muda saat melaporkan pengelola arisan ke Polres Trenggalek

jatimnow.com - Puluhan ibu muda mendatangi Mapolres Trenggalek, Jumat (22/3/2019). Mereka melaporkan pengelola arisan dan investasi yang mereka ikuti sejak tiga tahun lalu.

Dari pengakuan ibu-ibu itu, jumlah kerugian yang mereka alami mencapai ratusan juta rupiah. Arisan dan investasi itu mereka ikuti setelah mereka mendapat tawaran pengelola dari media sosial Facebook.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

Seorang korban, Kiki menjelaskan, program arisan itu ia ikuti sejak tahun 2014. Menurutnya, awalnya program tersebut berjalan lancar dan tidak pernah ada masalah. Pengelola arisan kemudian menawarkan investasi kepada seluruh anggota arisan dengan investasi Rp 4 juta dijanjikan akan mendapatkan bagian sebesar Rp 900 ribu setiap bulannya.

"Per Desember 2018, pengelola menyatakan bahwa investasi dan arisan mengalami kolaps sehingga tidak ada kejelasan terkait uang kami," ujarnya.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Para anggota arisan dan investasi itu kemudian mendatangi pengelola, tapi kesepakatan tak kunjung ada. Kekesalan korban bertambah ketika pengelola membuka lagi program arisan dan investasi baru yang juga diiklankan melalui media sosial.

"Urusan sama kami saja belum tuntas, mereka sudah membuka lagi arisan dan investasi," imbuhnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Sementara, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Sumi Andana menjelaskan, dirinya dan anggota terus melakukan penyidikan terkait laporan kasus tersebut. Menurutnya, pengelola arisan sudah dimintai keterangan, begitupula para korban. Satreskrim bahkan membentuk tim khusus untuk menangani kasus tersebut.

"Kita membentuk tim gabungan dari Pidsus (pidana khusus) dan Pidum (pidana umum) khusus menangani kasus ini," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.