Jumat, 19 Jun 2026 00:47 WIB

Gandeng Anak Muda, Banyuwangi Bangun Ekosistem Kewirausahaan Milenial

Acara young enterpreneurs di Banyuwangi
Acara young enterpreneurs di Banyuwangi

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Young Entrepreneurs Festival di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sayu Wiwit selama dua hari, Rabu-Kamis (20-21/3/2019). Festival ini digelar untuk menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan anak muda Banyuwangi. Ratusan anak muda Banyuwangi, termasuk para santri, terlibat dalam acara yang dikonsep di ruang terbuka yang didesain arsitek kondang Andra Matin tersebut.

"Kami ingin makin banyak anak muda berani berbisnis. Masa depan bukan hanya jadi PNS, bukan lulus kuliah kemudian ramai-ramai melamar jadi pegawai bank. Bukan itu saja. Dunia ini luas. Begitu banyak peluang, apalagi dengan teknologi saat ini," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Jadi kita sama-sama perkuat ekosistem kewirausahaan untuk milenial ini. Pelatihan-pelatihan berkelanjutan digelar. Juga kita gelar kompetisi-kompetisi bisnis yang hadiahnya modal ratusan juta, seperti Agribusiness Startup Competition. Saya berharap ini bisa membantu membangun ekosistem kewirausahaan yang baik," imbuhnya.

Anas mengatakan, Young Entrepreneur Festival digelar untuk membangun jejaring, membuka peluang kolaborasi, menjembatani kebutuhan pasar, dan membuka mindset kewirausahaan di kalangan anak muda.

"Luar biasa respons anak-anak muda ini. Artinya telah tumbuh semangat untuk menjadi pengusaha yang bermanfaat dengan membuka lapangan kerja," kata Anas.

Young Entrepreneurs Festival diisi dengan berbagai acara. Mulai pelatihan digital marketing, manajemen keuangan, strategi permodalan, hingga sharing session dari komunitas usaha yang ada di daerah. Komunitas yang saling berbagi pengalaman merintis bisnis adalah desainer, barbershop, olahan pertanian, fesyen, arsitek muda, kuliner, fotografi, dan kopi.

"Saya senang anak-anak muda bisa berbagi cerita tentang pengalaman berbisnis. Apalagi lokasinya ini di ruang publik yang baru direvitalisasi. Sudah ada co-working space-nya. Pokoknya harus banyak lahir anak muda yang berani berbisnis di tengah berbagai tantangan," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Budi Santoso menambahkan, selama festival dibuka berbagai kelas terkait kewirausahaan.

Salah satu kelas yang cukup ramai diikuti adalah kelas e-commerce yang menggandeng Gapura Digital and Women Will Surabaya.

"Kita memberikan pemahaman tentang produk knowladge, brand awareness-nya terhadap konsumen, agar ada peningkatan penjualan terhadap produk yang dihasilkan para peserta pelatihan," ujar Wildan Bagus, Quality Control Specialist dari Gapura Digital and Women Will Surabaya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.