Jumat, 19 Jun 2026 08:08 WIB

Makam Baru Kiai di Blitar yang Jasadnya Utuh Dibanjiri Peziarah

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 19 Mar 2019 18:23 WIB
Putra kelima Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, Muhammad Munib menunjukkan foto ayahnya semasa hidup
Putra kelima Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, Muhammad Munib menunjukkan foto ayahnya semasa hidup

jatimnow.com - Keluarga Kiai Muhammad Anwar Sudibyo mengaku bangga sekaligus takut dengan fakta jasad sang kiai yang utuh meski sudah dimakamkan selama 31 tahun. Apalagi meski sudah dipindah, makam sang kiai masih dipenuhi peziarah.

Putra kelima Kiai Muhammad Anwar Sudibyo, Muhammad Munib mengaku, ada beban mental yang ditanggung oleh keluarga di tengah kebanggaan yang saat ini ada dalam keluarga besarnya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Takutnya, warga itu mikir wong (jasad) ayahnya saja gitu (utuh), anaknya nanti sumbut (sesuai) atau ndak? Kadang saya mikir gitu," ujar Munib, Selasa (19/3/2019).

Pria pecinta burung ocehan itu bercerita, makam abahnya sering didatangi para peziarah saat berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun/Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Bahkan untuk suatu waktu, para peziarah sampai rela berdesak-desakan.

Baca juga:  

Hal itu yang juga kemudian menjadi salah satu pertimbangan keluarga untuk memindah makam Kiai Anwar di dekat pusara istrinya di samping Masjid Baitur Rouf dusun setempat.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Meski makam Kiai Anwar sudah dipindah, lima hari setelahnya para peziarah sudah banyak yang datang mengunjungi lokasi pemakaman yang baru.

"Ini saya kasih batako di samping makam, maksudnya untuk duduk para peziarah sementara," ungkap pria 60 tahun ini.

Terlepas itu, Munib bercerita bahwa Kiai Anwar pernah berpesan kepada anak-anaknya agar tidak khawatir dengan hidup kekurangan. Sebab, Allah akan senantiasa mencukupi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Allah itu kan Kahfi atau mencukupi. Jadi beliau berpesan jangan pernah takut kekurangan, tapi harus tetap berusaha," pungkas Munib.

Kiai Muhammad Anwar Sudibyo lahir pada tanggal 14 Agustus 1914 dan wafat kemudian dimakamkan pada tanggal 21 September 1988 pada usia 74 tahun.

Pemindahan makam sang kiai dilakukan pada tanggal 15 Maret 2019 lalu atau 30 tahun 6 bulan pascajenazah sang kiai dikebumikan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.