Selasa, 16 Jun 2026 22:40 WIB

Kuras Harta Pacar, Anggota BIN Gadungan Ditangkap di Mojokerto

Dua anggota BIN gadungan yang ditangkap Unit Resmob Polres Mojokerto
Dua anggota BIN gadungan yang ditangkap Unit Resmob Polres Mojokerto

jatimnow.com - Dua pria yang mengaku sebagai anggota Badan Intelejen Nasional (BIN) dibekuk polisi di Mojokerto. Selain mengaku sebagai anggota BIN, dua pria ini juga terbukti sebagai pembuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu.

Kedua pria itu diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Rabu (13/3/2019) lalu sekitar pukul 15.00 Wib di sebuah rumah kos di Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Dua anggota BIN gadungan itu bernama Aries Ristanto alias Dola (25) warga Dusun Patung, Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto dan Yosi Indah Diarto alias Bang (45) asal Dusun/Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M Solikhin Fery mengatakan, informasi keberadaan dua anggota BIN gadungan itu didapatnya pada Selasa (12/3/2019) lalu. Dari informasi itu, Unit Resmob kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pria tersebut.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Pelaku memacari korbannya dan mengaku sebagai anggota kepolisian yang bertugas di BIN. Korban yang percaya menyerahkan uang total Rp 8 juta. Karena merasa curiga dengan pelaku, korban melapor ke kami," ungkap Fery, Sabtu (16/03/2019).

Uang Rp 8 juta itu, lanjut Fery, merupakan uang korban untuk membayar uang muka pembelian mobil.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Uang dari korban tidak digunakan bayar uang muka mobil. Selain itu pelaku juga menerima jasa pembuatan KTP palsu bersama dengan rekannya Yosi," tambah mantan Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya ini.

Tak hanya mengamankan dua pelaku, Unit Resmob juga berhasil menyita beberapa barang bukti berupa printer, HP merk Advan milik pelaku Aries, HP merk Oppo milik pelaku Yosi, struk pengambilan uang dari atm Bank Panin Rp 2,5 juta, lima lembar KTP palsu, cuter, gunting kecil dan flashdisk.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.