Jumat, 19 Jun 2026 22:42 WIB

Cerita Lain Keluarga Korban Banjir Usai Diselamatkan di Tol Ngawi

Keluarga korban banjir yang diselamatkan secara dramatis oleh dua keluarga penolong di tepi Jalan Tol Ngawi-Kertosono
Keluarga korban banjir yang diselamatkan secara dramatis oleh dua keluarga penolong di tepi Jalan Tol Ngawi-Kertosono

jatimnow.com - Usai menyelamatkan adik dan dua keponakannya lolos dari arus derasnya banjir hingga ditolong dua keluarga lain di Tol Ngawi-Kertosono, Arif Rosidi kembali ke rumahnya di Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng.

Usai beristirahat di salah satu musala di Dusun Klumpit, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Arif kembali untuk menjemput ibunya yang masih terjebak di dalam rumah, Kamis (7/3/2019) sore.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Saat itu pukul 18.00 Wib, banjir kian tinggi. Sehingga pria yang bekerja sebagai petani harus berenang menuju rumahnya

"Saya susuri underpass tol perbatasan antara Dusun Kersikan dengan Klumpit. Caranya ya berenang," kata Arif, Sabtu (9/3/2019).

Baca juga: 

Menurut Arif, saat itu arus banjir juga cukup deras. Dirinya harus merayap dan berpegangan tembok beton underpass dengan berpegangan lubang-lubang kecil yang ada.

Tidak sampai disitu, kakinya sampai kram karena jarak yang ditempuhnya cukup jauh.

"Sempat kram. Tapi bisa tertolong. Saya bisa selamat sampai rumah," ujarnya.

Sesampai dirinya tiba di rumah, diketahui ibunya masih berada di dalam kamar dan naik ke tangga yang dipasang untuk menyelamatkan diri dari banjir yang datang menerjang.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

"Ibu sudah sangat lemas. Lama saya tinggal juga karena menyelamatkan yang lain," tambahnya.

Namun, Arif mengaku tidak langsung membawa ibunya untuk menyelamatkan diri. Pasalnya kondisi tubuh yang lemah dan tidak bertenaga.

"Saya putuskan tetap di rumah. Sambil menunggu pertolongan, kami berdua memanjat di tangga," terangnya.

Hingga bantuan datang untuk menyelamatkan mereka berdua pada, Jumat (8/3/2019).

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Kami dievakuasi. Alhamdullilah selamat," pungkasnya.

Sebelumnya, Arif Rosidi usai menyelamatkan diri dari banjir membawa serta Arina Fitroh (35) dan dua anaknya yaitu Sifa Nurkaromah (5) dan Khamim Nurmahmudin (3). Keluarga ini diselamatkan dua pengendara yang melintasi Tol Ngawi-Kertosono.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.