Selasa, 16 Jun 2026 02:48 WIB

Bawaslu Tulungagung Temukan Dua WNA Masuk DPT Pemilu 2019

Kadiv Pengawasan Bawaslu Tulungagung, Endro Sunarko
Kadiv Pengawasan Bawaslu Tulungagung, Endro Sunarko

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tulungagung menemukan dua warga negara asing (WNA) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu April 2019.

Dua WNA itu bahkan diketahui telah mempunyai e-KTP dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Bawaslu sendiri sudah memberikan rekomendasi kepada KPU setempat untuk mencoret WNA tersebut dari DPT.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Endro Sunarko menyebut, temuan itu berdasarkan hasil penelusuran Tim Bawaslu. Sebelumnya, mereka mendeteksi adanya 7 WNA yang berada di wilayah Tulungagung.

Baca juga:  Bawaslu Blitar Temukan Dua WNA Masuk DPT Pemilu 2019

Ketujuh WNA tersebut berada di Kecamatan Kalidawir, Ngantru, Pakel dan Tulungagung. Para WNA itu teridentifikasi berasal dari Kepulauan Windsor, Liberia, Singapura, Pakistan, Taiwan dan India.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami kemudian melakukan penelusuran dan menemukan dua WNA yang masuk dalam DPT," bebernya, Sabtu (09/03/2019).

Dua WNA yang masuk dalam DPT itu terdeteksi di wilayah Kecamatan Kalidawir dan Ngantru. Bawaslu meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi adanya WNA yang masuk ke dalam DPT. Jumlah WNA yang masuk dalam DPT ini diperkirakan masih bisa bertambah lagi menyusul banyaknya mahasiswa dari luar negeri yang melanjutkan studinya di Tulungagung.

"Kita sudah berikan rekomendasi ke KPU untuk mencoret dua WNA yang masuk dalam DPT," tegasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara itu, KPU Tulungagung enggan berkomentar lebih jauh terkait temuan Bawaslu ini. Salah seorang komisioner KPU Tulungagung, Choirul Anam mengatakan, kejelasan terkait WNA yang masuk DPT ini menjadi wewenang KPU RI.

"Kita tidak bisa memberikan penjelasan karena ini ranah KPU RI," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.