Rabu, 17 Jun 2026 20:06 WIB

Mengintip Warung Nasi di Mojokerto, Pembeli Boleh Bayar Seadanya Lho

Aktivitas warung nasi bungkus bayar seikhlasnya di Mojosari, Mojokerto
Aktivitas warung nasi bungkus bayar seikhlasnya di Mojosari, Mojokerto

jatimnow.com - Sebuah warung nasi bernama Amira Bilqis yang berada di Jalan Masjid, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto berbeda dengan warung-warung komersial lainnya. Betapa tidak, warung sedekah ini menerima pembayaran seikhlasnya dari para pembeli.

Warung ini hanya menggunakan tenda yang terpasang tepat di samping Masjid Makbadul Muttaqin. Enam perempuan berhijab dengan cekatan menyajikan nasi bungkus kepada semua pembeli yang datang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Jatimnow.com berkesempatan menengok warung sedekah ini, pada Jumat (8/3/2019). Saat itu, usai para jamaah menunaikan ibadah Salat Jumat, mereka berbondong-bondong menuju tenda berwarna hijau kombinasi kuning tersebut untuk membeli sekaligus bersedekah di warung Amira Bilqis.

Nasi bungkus itu tersaji lengkap dengan lauk dan sayur. Tua, muda serta siswa sekolah juga membeli nasi bungkus tersebut. Yang menjadi berbeda, para pembeli tidak dipatok harga, tapi mereka boleh membayar seikhlasnya.

Ketua Kelompok Warung Sedekah Amira Bilqis, Citra Atmarini mengatakan, tujuan utama warung sedekah itu adalah untuk bersedekah kepada yang tidak mampu serta menarik orang-orang agar bersedekah.

"Kami memberikan peluang kepada mereka yang mampu untuk membeli dengan harga yang lebih," ungkap Citra.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Warung sedekah ini buka hanya setiap hari Jumat. Warung yang sudah beraktivitas sejak 2018 lalu ini menyediakan sebanyak 400 hingga 500 nasi bungkus setiap jumat dengan menu yang berbeda.

"Setiap Jumat 400 sampai 500 bungkus kita siapkan untuk orang-orang, alhamdulilah habis. Jika tidak habis kita bagikan ke anak yatim, orang kurang mampu," paparnya.

Lantas apa alasan warung itu hanya dibuka setiap hari Jumat? Citra Atmarini menyebut karena hari Jumat adalah hari yang berkah.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Menu masakan yang disajikan itu berkat donasi dari anggota, masyarakat dan berbagi komunitas di Mojosari. Para donatur ini bersedekah tak harus dalam bentuk rupiah. Mereka bisa menyumbang dalam bentuk, nasi, lauk, sayur, krupuk, sambel, kertas minyak dan lainnya.

"Hasil penjualan nantinya juga akan dipakai untuk kegiatan sedekah juga mas. Ya seperti santunan ke anak yatim-piatu, yayasan panti jompo, kepada saudara kita yang sakit dan juga yang membutuhkan," pungkas Citra.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.