Jumat, 19 Jun 2026 09:40 WIB

Penyelundupan Narkoba Malaysia ke Jatim Digagalkan di Bandara Juanda

Penyelundupan dua kantong narkoba jenis sabu asal Malaysia digagalkan di Bandara Internasional Juanda
Penyelundupan dua kantong narkoba jenis sabu asal Malaysia digagalkan di Bandara Internasional Juanda

jatimnow.com - Seorang warna negara (WN) Malaysia diamankan di terminal kedatangan Internasional Bandara Juanda. Pria bernama M Fakaruddin (32) asal Lot 982 Kampung Lubok Stol, 17200 Rantau Panjang Kelantan, Malaysia itu diamankan karena menyelundupkan narkoba melalui Surabaya.

Fakaruddin diamankan Petugas Bea Cukai Bandara pada Kamis (7/3/2019) malam kemarin yang langsung berkoordinasi dengan Subdit I Ditresnarkoba Polda Jatim. Setelah pemeriksaan, dia terbukti membawa narkoba jenis sabu seberat 1.070 gram (1 kg lebih) di dalam paket boks speaker.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebuah paspor Malaysia bernomor A52732011 dan satu Handphone milik Fakaruddin juga turut disita.

Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik menjelaskan, saat pemeriksaan mesin X-Ray bungkusan yang dibawa pelaku itu mencurigakan. Anggotanya bersama petugas Bea Cukai kemudian menginterogasi pelaku sekaligus memeriksa barang bawaannya.

"Kami menemukan barang bukti sabu-sabu yang disembunyikan di dalam wadah speaker yang di luarnya dibungkus kardus," kata Ginting, Jumat (8/3/2019).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ginting menambahkan, pelaku merupakan sebagai kurir narkoba yang bertugas membawa sabu-sabu dari Malaysia ke Jawa Timur. Tersangka disuruh oleh sesorang bernama Kacung (DPO) di Malaysia yang diduga sebagai penyedia narkoba jaringan Malaysia.

"Tersangka merupakan orang suruhan dari seseorang di Malaysia untuk mengantarkan sabu-sabu ke Jawa Timur," tambah Ginting.

Dijelaskan Ginting, jika pelaku berhasil mengirimkan paket tersebut, oleh DPO dijanjikan akan diberi uang 6.000 Ringgit atau setara Rp 21 Juta. Uang itu baru bisa diterima pelaku apabila sudah berada di Malaysia.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Tersangka dijanjikan diberi uang dan belum menerimanya. Di dalam dompetnya hanya ada uang satu Ringgit," imbuhnya.

Ginting menduga, penyelundupan narkoba dari Malaysia itu terkait jaringan peredaran narkoba di Jawa Timur. Saat ini, Ditresnarkoba Polda Jatim masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengungkap jaringannya.

"Dari catatan Imgirasi, pelaku baru satu kali datang ke Indonesia. Kami masih mencari bukti petunjuk yang mengarah ke bandar. Yang jelas, mereka memakai sistem peredaran terputus," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.