Minggu, 14 Jun 2026 11:56 WIB

Banjir Rendam Dua Desa di Tulungagung, Warga Enggan Mengungsi

Banjir yang merendam desa di Tulungagung
Banjir yang merendam desa di Tulungagung

jatimnow.com - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan dua desa di dua kecamatan Kabupaten Tulungagung terendam banjir. Banjir terjadi di Desa Waung Kecamatan Boyolangu, dan Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban.

Meskipun terendam banjir, namun warga di dua desa tersebut enggan untuk mengungsi. Mereka memilih untuk mengungsikan hewan ternaknya ke tempat yang kering.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo mengatakan dari hasil pendataan yang dilakukan oleh BPBD setempat, terdapat 83 rumah warga di dua desa tersebut yang terendam banjir.

Ketinggian air hingga sedalam satu meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Warga juga tidak ada yang diungsikan. Padahal petugas sudah menyiapkan perahu karet untuk melakukan proses evakuasi.

"Warga enggan mengungsi dan memilih bertahan di rumah mereka," ujarnya, Kamis (7/3/2019).

Selain intensitas hujan tinggi, banjir juga dikarenakan tanggul sungai yang jebol sehingga air meluap ke kawasan pemukiman. Pihak Pemkab sendiri berencana akan melakukan perbaikan terhadap tanggul tersebut, jika banjir sudah surut.
Pemkab juga akan memanggil sejumlah instansi untuk berkoordinasi terkait perbaikan tanggul.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ini masih ada airnya sehingga kita tidak bisa melakukan perbaikan tanggul, harus menunggu surut dahulu," ujarnya.

Pemkab juga mendistribusikan bantuan berupa kebutuhan logistik, kepada warga terdampak banjir. Pemberian logistik ini akan dilakukan hingga aktivitas masyarakat kembali normal.

"Kita berharap hujan deras tidak terjadi lagi sehingga tidak menyebabkan banjir susulan," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.