Jumat, 12 Jun 2026 15:17 WIB

Diduga Tercemar Limbah, Air Sungai Gembolo Mojokerto Berminyak

  • Penulis :
  • | Senin, 04 Mar 2019 12:56 WIB
Sungai Gembolo di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto tercemar
Sungai Gembolo di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto tercemar

jatimnow.com - Air Sungai Gembolo di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto mendadak berubah warna dan berminyak. Kondisi air sungai itu diduga akibat tercemar limbah.

Informasi yang didapat jatimnow.com menyebut, perubahan warna air dan berminyak ini sudah terjadi sejak lima hari terakhir. Warga sekitar sungai merasa terganggu dengan tercemarnya sungai tersebut.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Pantauan jatimnow.com di lokasi, air sungai itu berwarna coklat pekat dan tampak jelas gumpalan-gumpalam minyak. Limbah yang mencemari Sungai Gembolo itu dikawatirkan akan merusak ekosistem sungai.

Imam Syafi'i (32) salah satu warga setempat mengatakan, dirinya dan warga lainnya sangat terganggu dengan kondisi sungai yang tercemar.

"Gak tahu kenapa airnya berminyak mas. Sudah lima hari lalu, padahal sebelumnya, meski kotor gak sepekat ini," bebernya, Senin (04/03/2019).

Bau air sungai, lanjut Imam, seperti ada bau karat besi dan ditakutkan akan mengganggu kesehatan. Sebab warga sekitar biasanya mencuci di sungai tersebut. Namun saat ini warga tidak berani mencuci karena takut.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sekarang paling parah, kami sudah mengadu ke Bu Polo (Kepada Dusun). Sudah ambil sampel air tapi hingga saat ini belum ada tindaklanjut," tegasnya.

Warga menduga, air Sungai Gembolo terkontaminasi limbah pabrik yang ada dekat dengan sungai. Bahkan, pada saat kondisi cuaca panas, air Sungai Gembolo terkadang mengeluarkan busa.

Harapan warga sekitar, pihak terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto segera menindaklanjuti keluhan warga.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Pemerintah dan instansi terkait harus menguji pencemaran ini. Kalau benar terbukti melanggar aturan harus ditindak tegas," tandas Imam.

 

Reporter: Achmad Supriyadi

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.